Pemkot Yogyakarta Alokasikan Sebanyak 10 Ekor Sapi Kurban untuk Penggerobak Sampah

Jumat, 6 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyerahkan secara simbolis bantuan hewan kurban untuk penggerobak sampah se-Kota Yogyakarta di Balai Kota, Kamis (5/6/2025). | Dok.Ho/Paiman RadarBangsa

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyerahkan secara simbolis bantuan hewan kurban untuk penggerobak sampah se-Kota Yogyakarta di Balai Kota, Kamis (5/6/2025). | Dok.Ho/Paiman RadarBangsa

YOGYAKARTA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan melalui program tahunan bantuan hewan kurban. Tahun ini, Pemkot mengalokasikan 10 ekor sapi khusus untuk para penggerobak sampah se-Kota Yogyakarta. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, di Teras Graha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Kamis (5/6/2025).

Wali Kota Hasto menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap para pekerja sektor kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota.

“Pemberian bantuan hewan kurban ini bagian dari ikhtiar sosial kami, untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian antarsesama, sekaligus menjalankan syariat Islam dalam momen Idul Adha,” ujar Hasto.

Tahun ini, kata Hasto, ada perbedaan dalam skema penyaluran dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 10 ekor sapi kurban dialokasikan khusus untuk sekitar 1.130 penggerobak sampah yang tersebar di seluruh wilayah Kota Yogyakarta.

“Setiap penggerobak nantinya akan menerima sekitar 1,5 kilogram daging sapi. Kami berharap ini bisa membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga serta meringankan beban ekonomi mereka,” jelasnya.

Pemotongan hewan kurban akan dilakukan secara terpusat di Rumah Potong Hewan (RPH) milik pemerintah. Distribusi daging akan dilaksanakan melalui perwakilan penggerobak di masing-masing kalurahan agar proses penyaluran berjalan tertib dan merata.

Tak hanya itu, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya pengemasan daging kurban yang ramah lingkungan. Ia mengimbau warga untuk tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai.

“Kalau bisa, masyarakat membawa wadah sendiri saat menerima daging kurban. Kita dorong penggunaan kemasan yang bisa terurai, agar tidak mencemari lingkungan,” pesannya.

Hasto juga meminta agar warga memperhatikan pengelolaan limbah kurban, khususnya tidak membuang sisa potongan ke saluran air hujan.

“Ini penting agar tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari lingkungan. Semua harus sadar bahwa ibadah kurban juga harus dijalankan dengan etika lingkungan,” tutupnya.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Berita Terbaru