Pendapatan Daerah Kendal 2026 Diproyeksikan Rp2,62 Triliun

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Pendapatan Daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kendal tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp2,62 triliun, sementara Belanja Daerah ditetapkan sebesar Rp2,67 triliun.

Rancangan APBD Kabupaten Kendal tahun 2026 itu disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dalam Rapat Paripurna DPRD Kendal, Senin (27/10/2025).

Penyerahan buku Rancangan APBD ini menandai dimulainya proses pembahasan penyempurnaan APBD Kendal tahun 2026.

Dyah Kartika mengatakan, penyusunan RAPBD tahun 2026 tetap berorientasi pada basis kinerja, dengan penganggaran yang mengutamakan hasil serta capaian target yang terukur.

“Penyusunan RAPBD tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta prinsip efisiensi dan efektivitas untuk menggerakkan pembangunan daerah yang lebih produktif,” kata Dyah dalam sambutannya.

Ia menambahkan, RAPBD 2026 diharapkan mampu menggambarkan pembangunan yang merata serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kendal.

“Pembahasan RAPBD ini harus dilakukan dengan semangat sinergi antara Pemda dan DPRD. RAPBD menjadi instrumen harapan agar Kendal tumbuh sebagai daerah yang mampu berdiri tegak dengan keuangan daerah yang sehat,” ujarnya.

Dyah juga berpesan agar seluruh pihak menjaga semangat gotong royong dan pengabdian dalam setiap keputusan bersama.

Sementara itu, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodik menyampaikan, setelah penyerahan buku Raperda tentang APBD Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2026, DPRD akan segera melakukan pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Pembahasan akan diawali dengan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kendal terhadap Raperda APBD Kabupaten Kendal, yang dijadwalkan pada Selasa (28/10),” kata Mahfud.

 

Lainnya:

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot
DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:22 WIB

Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:53 WIB

Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen

Berita Terbaru