Pengamanan Haji 2026 Diperketat, Polda NTB Kawal Jamaah dari Daerah

Selasa, 21 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Pengamanan ibadah haji 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan diperketat. Polda NTB menyiapkan skema pengawalan berlapis untuk menjamin keamanan jamaah sejak dari daerah hingga masuk Asrama Haji.

Langkah ini menjadi krusial mengingat tingginya mobilitas jamaah serta potensi kerawanan selama proses keberangkatan dan kepulangan. Pemerintah ingin memastikan layanan haji berjalan aman, tertib, dan bebas gangguan yang dapat membahayakan jamaah.

Kepala Biro Operasi Polda NTB, Erwin Rahmat melalui Kompol Ahmad menegaskan, kesiapan pengamanan telah dilakukan sejak jauh hari. “Kami sudah mempersiapkan pengamanan secara menyeluruh, baik dari kabupaten/kota hingga di asrama haji. Semua personel siap memberikan pelayanan maksimal,” ujarnya.

Pengawalan dimulai sejak jamaah diberangkatkan dari daerah masing-masing. Setiap titik keberangkatan telah dilengkapi personel untuk memastikan perjalanan berjalan lancar tanpa hambatan keamanan.

“Setiap daerah sudah menyiapkan pengamanan. Kami kawal jamaah sejak keberangkatan sampai tiba di asrama. Ini untuk memastikan tidak ada gangguan selama perjalanan,” jelasnya.

Selain pengawalan fisik, Polda NTB juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan panitia haji dan instansi terkait. Sinergi ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi masalah, mulai dari kepadatan, keterlambatan, hingga risiko keamanan lainnya.

“Koordinasi menjadi kunci. Kami pastikan semua pihak terlibat aktif agar pelayanan kepada jamaah berjalan optimal,” tambah Ahmad.

Pengamanan yang terstruktur ini berdampak langsung pada kenyamanan jamaah. Dengan pengawalan ketat, jamaah dapat fokus beribadah tanpa khawatir terhadap keamanan selama perjalanan.

Selain itu, kehadiran aparat di setiap titik juga memberikan rasa tenang bagi keluarga yang mengantar maupun menjemput jamaah.

Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh rangkaian ibadah haji hingga kepulangan jamaah ke daerah masing-masing.

“Kami ingin jamaah berangkat dengan aman, beribadah dengan tenang, dan kembali dengan selamat. Itu prioritas kami,” pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:35

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru