Pengusaha Apotek di Kendal, Keluhkan Kewajiban SLF yang Dinilai Memberatkan

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Seorang pelaku usaha apotek, Tjandra Winata, mengaku keberatan prihal kewajiban pemenuhan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang dinilai membebani para pengusaha kecil. Hal itu ia ungkapkan pada Kamis, 4 Desember 2025, di Kendal.

Tjandra mengatakan aturan SLF yang berlaku sejak 2021 hingga kini belum disertai solusi dari pemerintah daerah. Menurutnya, Pemkab Kendal belum menepati janji untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha.

“SLF ini sudah jadi masalah lama. Sejak 2021 kami terus menyuarakan keberatan,” ujar Tjandra.

Ia menjelaskan bahwa persoalan SLF paling dirasakan oleh pemilik apotek dan usaha kecil lainnya. Biaya pengurusan SLF dinilai terlalu tinggi, sehingga menambah tekanan di tengah kondisi usaha yang sedang lesu.

“Perpanjangan izin apotek itu gratis. Tapi SLF yang jadi beban besar karena biayanya mahal,” katanya.

Menurut aturan yang berlaku, SLF untuk bangunan usaha wajib diperpanjang setiap lima tahun, sedangkan untuk bangunan rumah tinggal berlaku 20 tahun sekali.

Tjandra menyebut banyak pengusaha terpaksa menambah modal bahkan berutang demi memenuhi persyaratan tersebut. Ia mengaku para pelaku usaha masih menunggu realisasi janji Pemerintah Kabupaten Kendal yang disampaikan pada 19 Mei 2025.

“Kami mohon pemerintah Kendal, terutama Bupati, memahami kondisi ini dan menepati janji yang pernah disampaikan,” ujarnya.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru