JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang menggelar kegiatan silaturahmi Ramadan bersama para pensiunan rimbawan dengan tausiah, doa bersama, dan buka puasa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor KPH Jombang pada Selasa (10/3/2026).
Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara manajemen Perhutani dengan para senior rimbawan yang telah mengabdi dalam pengelolaan hutan. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemberian paket bingkisan sebagai bentuk kepedulian kepada para pensiunan.
Kegiatan digelar menjelang waktu berbuka puasa dengan suasana sederhana dan penuh kebersamaan. Momentum ini juga menjadi refleksi bagi seluruh insan rimbawan dalam memperkuat komunikasi, menjaga integritas, serta meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan Perhutani.
Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus sarana memperkuat nilai spiritual di penghujung bulan suci Ramadan.
“Di momen sepuluh hari terakhir Ramadan ini, kegiatan ini kami selenggarakan untuk mempererat silaturahmi bersama para senior rimbawan sekaligus meningkatkan keimanan dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujar Enny.
Ia menambahkan, kegiatan sosial selama Ramadan tidak hanya menyasar pensiunan, tetapi juga para pekerja di sektor kehutanan yang selama ini turut mendukung operasional Perhutani. Pihaknya telah menyalurkan 357 paket sembako kepada pekerja tebangan, penyadap getah, dan tenaga kerja Tempat Penimbunan Kayu (TPK).
Selain itu, Perhutani KPH Jombang juga menggelar pembagian takjil kepada masyarakat sekitar sebagai bagian dari program kepedulian sosial selama Ramadan.
“Ini merupakan wujud kepedulian kami sebagai insan rimbawan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” kata Enny.
Dalam kegiatan tersebut, tausiah keagamaan disampaikan oleh Ustadz Muhammad Ali Imron dari Jombang. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat rasa syukur, keikhlasan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, setiap amal perbuatan manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Karena itu, setiap aktivitas harus dilandasi niat yang tulus untuk kebaikan dan kemaslahatan bersama.
“Hisab Allah tidak ada yang terlewatkan. Maka niatkan setiap perbuatan karena Allah agar menjadi amal yang membawa keberkahan,” ujarnya dalam tausiah.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Jombang berharap dapat terus menjaga kekompakan serta memperkuat nilai kebersamaan di kalangan insan rimbawan. Semangat tersebut diharapkan menjadi bekal dalam meningkatkan etos kerja serta tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan.
Penulis : Budiono-RB
Editor : Zainul Arifin


















Komentar