PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar upacara Hari Jadi ke-1096 di halaman Dinas Pendidikan, Kamis (18/9/2025). Dalam peringatan tersebut, ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menerima Anugerah Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.
Satyalancana Karya Satya dibagi menjadi tiga kategori, yakni emas untuk masa pengabdian 30 tahun, perak untuk 20 tahun, dan perunggu untuk 10 tahun. Secara simbolis, penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, kepada tiga perwakilan penerima. Mereka adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko; Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Etin Endarwati; serta Kabag Kesra Setda Kabupaten Pasuruan, Mohammad Mahendra Hanimayani.
Penghargaan berupa piagam dan lencana ini diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada PNS yang dinilai telah menunjukkan kesetiaan, kedisiplinan, kecakapan, dan integritas selama bertugas. Tujuannya tidak hanya memberi apresiasi, tetapi juga mendorong peningkatan kinerja aparatur sekaligus menjadi teladan bagi pegawai lainnya.
Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Bupati Rusdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan tema Hari Jadi tahun ini, “Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa”, mencerminkan semangat optimisme setelah melewati berbagai tantangan, baik ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
“Dengan sinergi dan melalui kerjasama Penthahelix, kita mampu merumuskan solusi, merancang inovasi, dan mengeksekusi kebijakan secara inklusif serta partisipatif. Fokus kita adalah membawa Kabupaten Pasuruan bangkit dan melaju menuju kemajuan berkelanjutan,” ujar Rusdi.
Rusdi juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah. Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif. Menurutnya, kondisi sosial yang aman akan membuka ruang lebih luas bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, Rusdi mengajak seluruh warga menjadikan peringatan Hari Jadi sebagai momentum refleksi. Ia berharap masyarakat bisa meneladani nilai yang terkandung dalam moto daerah *“Guna Karya Sarana Bakti”*, yang berarti kerja yang bermanfaat untuk berbakti dan melayani masyarakat.
“Mari kita jadikan Hari Jadi ke-1096 sebagai ruang untuk merayakan kemajuan sekaligus menatap masa depan dengan tekad lebih kuat. Pasuruan bangkit bukan karena satu orang, tapi karena kita semua bergerak bersama,” tegasnya.
Upacara berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dengan diikuti jajaran Forkopimda, pejabat daerah, ASN, hingga berbagai pasukan upacara dari Satpol PP, PMK, lurah, dan karyawan Pemkab. Prosesi terasa khidmat saat bendera pataka Pemkab Pasuruan dibawa pasukan Satpol PP, diiringi musik dari Korps Musik Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Suasana makin semarak ketika paduan suara SMPN 1 Pandaan menyanyikan lagu kebangsaan di akhir acara. Momen tersebut menutup rangkaian peringatan Hari Jadi dengan nuansa penuh kebersamaan dan kebanggaan masyarakat Pasuruan.
“Hari ini kita tidak hanya merayakan usia Kabupaten Pasuruan, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama untuk bangkit lebih kuat,” pungkas Rusdi.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar