Persediaan Pupuk di Kab Madiun Aman Sampai Akhir Tahun 2019

- Redaksi

Senin, 18 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Persediaan pupuk bersubsidi di Kab Madiun th 2019 persiapannya sudah hampir 100% akan di ulang kembali oleh Kementrian propinsi terkait realokasi pupuk.

Di perkirakan persediaan pupuk tahun 2019 akan di kurangi baik itu pupuk ZA, SP 36, Petroganik, maupun UREA.”Kami menjamin stok pupuk bersubsidi tidak akan ada masalah dan mencukupi kebutuhan pertanian pangan”, kata Suyatno selaku kasi perlindungan tanaman saprodi di kantor dinas pertanian dan perikanan kab Madiun

“Selama ini penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan baik di tingkat distributor dan agen resmi yang ditunjuk pemerintah daerah, agak berbeda untuk tahun 2019 ini di karenakan penataan yang sudah di tata setiap kecamatan akan dikurangi untuk MP tahun 2019/2020, dan akan di tata kembali sambil menunggu alokasi pupuk tahun 2020″,tambahnya.
Penyerapan pupuk untuk kab Madiun tahun 2019 yang di alokasikan sebanyak:

1. Pupuk UREA bersubsidi
23.594,00
2. SP 36 bersubsidi
4.033,00 ton
3.pupuk ZA bersubsidi
15.606,00 ton
4.PHONSKA bersubsidi
24.084,00 ton
5. PETROGANIK bersubsidi
24.265,00 ton
6.UREA besubsidi bidang tanaman pangan
23.594,00 ton
7.pupuk SP 36 bersubsidi bidang tanaman pangan
4.033,00 ton
8.pupuk ZA bersubsidi bidang tanaman pangan
14.662,50 ton
9.pupuk PHONSKA bersubsidi bidang tanaman pangan
23.455,00 ton
10. Pupuk petroganik berubsidi bidang tanaman pangan
23.793,25 ton
11. Pupuk ZA bersubsidi bidang perkebunan
943,50 ton
12. Pupuk PHONSKA bersubsidi Bidang perkebunan
629,00 ton.

” kami menjamin penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran dengan catatan petani mengajukan usulan permintaan pasokan pupuk bersubsidi lewat kelompok tani masing masing”, tutup Suyatno.(Wit).

Lainnya:

Berita Terkait

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak
Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan
Djamari Ingatkan Pemda Jangan Abai, Krisis Global Bisa Picu Konflik Sosial
Alih Fungsi Sawah Jadi Ancaman, Pasuruan Diminta Percepat LP2B
UMKM Bangkalan Kini Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Ini Syaratnya
Kasus Hipertensi Disorot, Dinkes Pacitan Ingatkan Risiko Fatal
Lobi Wabup Mimik Berbuah Hasil, Flyover Gedangan Sidoarjo Segera Dibangun
Surabaya Hospital Expo 2026 Disorot, Khofifah Minta RS di Jatim Kuasai Teknologi AI
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:41 WIB

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:32 WIB

Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:07 WIB

Djamari Ingatkan Pemda Jangan Abai, Krisis Global Bisa Picu Konflik Sosial

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:37 WIB

Alih Fungsi Sawah Jadi Ancaman, Pasuruan Diminta Percepat LP2B

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:26 WIB

UMKM Bangkalan Kini Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Halaman Pemkab Lamongan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:41 WIB

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri pelantikan pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan di Aula RSUD dr. Soegiri Lamongan, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:32 WIB