BLITAR, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kota Blitar kembali menggelar Pertunjukan Rakyat (Pertura) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat melalui kemasan seni, budaya, dan edukasi. Kegiatan ini berlangsung di Amphiteater Perpustakaan Bung Karno, Sabtu (18/10/2025), dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono.
Dalam sambutannya, Priyo menyampaikan bahwa di tengah kemajuan teknologi informasi dan derasnya arus media digital, kegiatan seperti Pertura memiliki peran penting untuk menjalin komunikasi dua arah yang lebih dekat dan membumi. Menurutnya, pesan-pesan pembangunan dapat tersampaikan lebih efektif melalui pendekatan budaya yang akrab dengan masyarakat.
“Kegiatan Pertura ini menjadi jembatan yang mempererat hubungan serta komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Melalui seni dan budaya, pesan yang ingin disampaikan pemerintah bisa diterima dengan cara yang lebih hangat dan mudah dipahami,” ujar Priyo.
Ia menambahkan, Pertunjukan Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi publik, tetapi juga menjadi media pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini membuka ruang ekspresi bagi para seniman dan budayawan di Kota Blitar untuk menampilkan karya mereka di hadapan masyarakat luas.
“Pertura juga menjadi bukti komitmen Pemkot Blitar dalam menjaga keberagaman dan melestarikan budaya daerah. Kami ingin agar masyarakat tidak hanya terhibur, tetapi juga mendapatkan pesan edukatif tentang program-program pemerintah,” kata Priyo.
Tahun ini, Pertura diselaraskan dengan agenda sosialisasi program prioritas pembangunan daerah. Tema yang diangkat sejalan dengan visi dan misi Kota Blitar dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menumbuhkan kesadaran publik terhadap arah pembangunan yang partisipatif dan berbasis kearifan lokal.
Selain pertunjukan seni, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba Blitar 5.0 Competition. Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekda Kota Blitar kepada pemenang dari berbagai kategori, antara lain lomba poster digital, video berbasis kecerdasan buatan (AI), film layanan masyarakat (ILM), podcast, kampanye digital, serta digital talent.
Priyo berharap kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk membangun kedekatan emosional dengan warga melalui pendekatan budaya dan teknologi. Dengan demikian, pesan pembangunan tidak hanya disampaikan secara formal, tetapi juga melalui cara-cara kreatif yang menyentuh kehidupan masyarakat.
“Harapannya, masyarakat semakin memahami arah pembangunan Kota Blitar sekaligus merasa menjadi bagian dari prosesnya. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dan partisipasi warga,” tutup Priyo.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin









