Petugas PUPR Nyemplung Got Demi Kota Batu Lebih Bersih

Kamis, 15 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PUPR Kota Batu membersihkan sampah menumpuk di saluran drainase Jalan Giripurno (ist)

Petugas PUPR Kota Batu membersihkan sampah menumpuk di saluran drainase Jalan Giripurno (ist)

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Saluran drainase di Jalan Raya Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, meluap hingga menggenangi badan jalan aspal, tepatnya di depan SMP Negeri 6 Batu, Kamis (15/5/2025). Melubernya air disebabkan oleh saluran yang tersumbat tumpukan sampah rumah tangga yang bercampur dengan sisa sayuran, plastik, hingga batuan kecil.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat dan pengguna jalan, mengingat limpasan air dari saluran yang tersumbat bisa mengganggu aktivitas lalu lintas dan merusak infrastruktur jalan.

Menurut keterangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu, tumpukan sampah yang menyumbat drainase mencapai volume setara tiga unit mobil pikap. Petugas terpaksa harus turun langsung ke dalam saluran untuk membersihkan sumbatan tersebut.

“Kami kerja ikhlas dan sesuai tupoksi kami, Mas Wartawan. Ini bagian dari pelayanan untuk masyarakat Batu,” kata Misnu, salah satu petugas lapangan PUPR Kota Batu, saat ditemui di lokasi.

Petugas harus berjibaku di dalam saluran drainase yang dipenuhi air berbau dan tumpukan sampah, demi memastikan aliran air kembali normal. Dalam waktu beberapa jam, mereka berhasil mengangkat sampah dan membuka kembali jalur air yang sempat tersumbat total.

Misnu menegaskan, pihaknya selalu siap merespons cepat setiap laporan warga terkait infrastruktur, mulai dari jalan, saluran air, hingga pohon tumbang. Namun demikian, ia mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan ke dalam drainase.

“Kami berharap setelah dibersihkan, warga tidak lagi membuang sampah ke dalam saluran gorong-gorong. Ini demi kenyamanan kita semua. Kalau dibiarkan, air bisa meluber, jalan rusak, bahkan bisa timbul penyakit,” tegasnya.

Sementara itu, Khojin, warga setempat yang rumahnya berada tepat di depan saluran, mengaku telah berulangkali mengingatkan warga sekitar agar tidak membuang sampah ke dalam saluran air.

“Kami sudah sering mengimbau, tapi tetap saja tiba-tiba drainase penuh. Entah dari mana datangnya sampah-sampah itu,” ujarnya.

Ia menyayangkan masih adanya warga yang kurang sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, perilaku membuang sampah sembarangan bisa menimbulkan dampak serius tidak hanya bagi jalan dan fasilitas umum, tetapi juga terhadap kesehatan masyarakat.

“Semoga ini bisa jadi pelajaran. Sampah rumah tangga sebaiknya dibuang di tempat yang sudah disediakan agar bisa diangkut petugas,” harap Khojin.

Penulis : Heru Iswanto

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru