PKK Pasuruan Fokus Kesehatan Ibu Hamil di Hari Kartini 2026

Selasa, 21 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Talkshow kesehatan ibu hamil dalam peringatan Hari Kartini di Pendopo Nyawiji, Selasa (21/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Talkshow kesehatan ibu hamil dalam peringatan Hari Kartini di Pendopo Nyawiji, Selasa (21/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Pasuruan tak berhenti pada seremoni. Ratusan kader PKK mengikuti talkshow kesehatan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa (21/4/2026), dengan fokus pada isu krusial: kesehatan ibu hamil sebagai kunci menekan stunting dan meningkatkan kualitas generasi.

Kegiatan yang digagas Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan ini menjadi respons atas tantangan kesehatan ibu dan anak yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Edukasi langsung kepada kader dinilai penting karena mereka berada di garda terdepan dalam pendampingan masyarakat.

Sebelum talkshow, acara diawali parade busana Kartini modern yang diikuti pengurus PKK kabupaten hingga 24 kecamatan. Namun, substansi utama kegiatan terletak pada diskusi kesehatan yang menghadirkan tenaga profesional.

Ketua Panitia, dr Tri Dinar Herturini, menegaskan bahwa pemilihan tema kesehatan bukan tanpa alasan. Menurutnya, masih banyak ibu hamil yang belum rutin memeriksakan kehamilan atau memahami pentingnya gizi seimbang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran tentang pemeriksaan kehamilan rutin, pemenuhan nutrisi, serta pencegahan stunting,” ujarnya.

Talkshow menghadirkan dua narasumber, yakni psikoterapis Aniqq Al Faqiroh dan dokter spesialis kandungan dr Sofiana Indrayanti. Keduanya menyoroti pentingnya kesehatan fisik dan mental ibu hamil sebagai fondasi tumbuh kembang anak.

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Rusdi Sutejo, menilai momentum Hari Kartini harus dimaknai sebagai penguatan peran perempuan dalam pembangunan kesehatan.

“Kesehatan ibu hamil adalah fondasi utama menciptakan generasi sehat dan berkualitas. Ini bukan sekadar isu keluarga, tetapi masa depan daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif PKK dalam edukasi dan pendampingan ibu hamil terbukti berkontribusi dalam menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB). Upaya ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan berbasis komunitas.

Dampaknya bagi masyarakat cukup signifikan. Dengan meningkatnya pemahaman kader dan ibu hamil, risiko komplikasi kehamilan dapat ditekan, kualitas gizi keluarga meningkat, dan potensi stunting bisa dicegah sejak dini.

Merita juga mengajak sinergi lintas sektor agar edukasi tidak berhenti di forum, tetapi berlanjut dalam praktik di lapangan.

“Perempuan hari ini harus menjadi agen perubahan. Dari ibu yang sehat, lahir generasi unggul,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, panitia memberikan apresiasi kepada peserta terbaik serta doorprize sebagai bentuk motivasi partisipasi aktif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru