PMI Asal Bangkalan Tewas Kecelakaan di Malaysia, Jenazah Dipulangkan ke Kampung Halaman

Kamis, 25 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memfasilitasi pemulangan jenazah PMI asal Desa Tramok, Bangkalan, yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Malaysia, Rabu (24/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas memfasilitasi pemulangan jenazah PMI asal Desa Tramok, Bangkalan, yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Malaysia, Rabu (24/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tramok, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Malaysia. Jenazah korban dipulangkan ke tanah air dan tiba di rumah duka pada Rabu (24/6/2026) setelah mendapat pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan BP3MI Jawa Timur.

Korban diketahui bernama Heru (54). Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, Heru meninggal dunia di Hospital Ampang Selangor, Malaysia, pada 22 Juni 2026 akibat luka serius pada bagian panggul dan anggota tubuh bawah setelah mengalami kecelakaan kendaraan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, mengatakan proses pemulangan jenazah dilakukan berdasarkan dokumen resmi yang diterbitkan KBRI Kuala Lumpur terkait pencatatan kematian warga negara Indonesia di Malaysia.

“Pemkab Bangkalan melalui Disperinaker bersama BP3MI Jawa Timur berupaya memberikan fasilitasi dan pendampingan penuh kepada keluarga PMI yang meninggal dunia di luar negeri agar proses pemulangan berjalan lancar dan keluarga dapat menerima jenazah dengan baik,” kata Jemmi.

Pemulangan jenazah dilakukan melalui jalur udara dari Malaysia menuju Bandara Juanda. Jenazah tiba sekitar pukul 12.30 WIB sebelum kemudian diberangkatkan menuju rumah duka di Desa Tramok menggunakan ambulans yang difasilitasi BP3MI Jawa Timur.

Setelah menempuh perjalanan darat, jenazah tiba di rumah keluarga sekitar pukul 16.30 WIB. Prosesi serah terima berlangsung dengan disaksikan Kepala Desa Tramok dan pihak keluarga korban.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait perlindungan pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri. Dari data yang diperoleh, Heru diketahui bekerja di Malaysia melalui jalur nonprosedural sehingga tidak tercatat dalam mekanisme penempatan resmi pekerja migran.

Jemmi mengimbau masyarakat yang berencana bekerja di luar negeri agar menempuh jalur resmi sesuai ketentuan pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan perlindungan hukum, keselamatan kerja, serta kemudahan pendampingan apabila terjadi persoalan selama berada di negara penempatan.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian pemulangan dan serah terima jenazah berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur prosedural demi keselamatan dan perlindungan hukum,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Berita Terbaru