LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Akses lalu lintas di Jalan Raya Bluluk–Modo, Kabupaten Lamongan, sempat terganggu setelah sebuah pohon besar tumbang dan menutup badan jalan di wilayah Desa Bluluk, Kecamatan Bluluk, Rabu (11/3/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas selama proses penanganan.
Anggota Polsek Bluluk yang menerima laporan masyarakat melalui layanan call center 110 segera menuju lokasi kejadian. Bersama instansi terkait serta warga setempat, petugas melakukan evakuasi pohon tumbang agar jalur penghubung Kecamatan Bluluk dan Kecamatan Modo kembali dapat dilalui kendaraan.
Kejadian pohon tumbang tersebut diduga dipicu oleh cuaca buruk yang melanda kawasan tersebut. Hujan deras yang disertai angin kencang membuat pohon di tepi jalan tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya roboh dan melintang di badan jalan.
Kapolsek Bluluk AKP Sukardi mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan dari masyarakat. Langkah cepat dilakukan untuk mencegah kemacetan panjang sekaligus mengantisipasi potensi bahaya bagi pengguna jalan.
“Begitu menerima laporan melalui layanan 110, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan bersama instansi terkait dan warga. Prioritas kami memastikan akses jalan segera terbuka dan masyarakat tetap aman,” ujar AKP Sukardi.
Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan alat pemotong kayu serta peralatan pendukung lainnya. Petugas secara bertahap memotong batang dan ranting pohon yang melintang di badan jalan agar dapat dipindahkan dari lokasi.
Selama proses pembersihan berlangsung, personel kepolisian juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan sekaligus memastikan keselamatan petugas dan pengguna jalan yang melintas.
Berkat kerja sama antara kepolisian, perangkat desa, instansi terkait, serta warga setempat, proses evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan. Jalur utama Bluluk–Modo pun kembali dapat dilalui kendaraan dengan aman dan lancar.
AKP Sukardi menegaskan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam penanganan situasi darurat seperti bencana alam yang berpotensi mengganggu aktivitas publik.
“Ini merupakan bentuk respons cepat sekaligus pelayanan kepada masyarakat. Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan pohon tumbang atau gangguan lainnya di jalan raya,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar