Pola Baru Transmigrasi Nasional Mulai Diterapkan di Lamongan

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan Zamroni, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan Zamroni, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memasuki babak baru pelaksanaan transmigrasi pada 2026 dengan menitikberatkan kualitas dan keterampilan calon transmigran (caltrans). Pendekatan ini menandai pergeseran dari pola mobilisasi massal menuju transmigrasi berbasis kebutuhan daerah tujuan dan potensi sumber daya manusia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, Zamroni, menjelaskan bahwa transmigrasi kini diposisikan sebagai instrumen pembangunan wilayah yang terencana. “Pada pola baru, transmigrasi bukan sekadar memindahkan penduduk. Yang diberangkatkan harus memiliki keterampilan dan berada pada usia produktif,” ujar Zamroni, Rabu (28/1/2026), di Kantor Disnaker Lamongan.

Untuk memastikan kesiapan caltrans, Pemkab Lamongan mewajibkan peserta mengikuti pelatihan di Balai Besar Pelatihan Transmigrasi yang dikelola Kementerian Transmigrasi. Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kompetensi kerja sesuai kebutuhan daerah penerima.

Zamroni menegaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 tentang Ketransmigrasian. Dalam aturan itu disebutkan bahwa penempatan transmigran hanya dapat dilakukan atas permintaan pemerintah daerah tujuan. Artinya, transmigrasi sepenuhnya berbasis kebutuhan tenaga kerja dan rencana pengembangan wilayah setempat.

Pada 2026, Lamongan masih memiliki antrean sekitar 35 caltrans. Mereka direncanakan ditempatkan di sejumlah wilayah, yakni Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Maluku Tengah. Namun demikian, kuota keberangkatan belum dapat dipastikan karena sepenuhnya ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Untuk jumlah yang berangkat, kami masih menunggu penetapan kuota dari pusat,” kata Zamroni.

Mayoritas caltrans asal Lamongan memiliki keterampilan di sektor perkebunan, servis kendaraan, serta usaha olahan pangan seperti pembuatan kue. Potensi tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan pengembangan ekonomi di daerah tujuan.

Selain pelatihan, transmigran yang diberangkatkan akan memperoleh fasilitas dasar, bantuan hidup, sarana produksi, serta layanan sosial yang difasilitasi pemerintah daerah. Pemkab Lamongan juga membuka pendaftaran bagi warga yang berminat menjadi caltrans melalui Kantor Dinas Tenaga Kerja.

“Transmigrasi tetap kami jalankan, namun dengan pendekatan yang lebih selektif dan berorientasi pada keberlanjutan,” pungkas Zamroni.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK
Pemkab Lamongan Tetapkan Jam Kerja ASN Ramadhan 2026, 32 Jam 30 Menit per Pekan, Layanan Publik Tetap Maksimal
Revalidasi UNESCO 2026, Geopark Ijen Banyuwangi Kejar Status Green Card
Belanja di Sidoarjo Kini Bisa Dapat Hadiah, Pemkab Luncurkan Program DIJAPRI
Komisi X DPR RI Kunjungi Banyuwangi, Awasi Pelestarian Cagar Budaya hingga Dukung Revalidasi Geopark Ijen
Ribuan Calon Haji Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi, Bekal Kemandirian dan Kesiapan Fisik Jelang Keberangkatan
Pasuruan Jadi Tujuan Lawatan Delegasi Brunei Darussalam, Budaya dan Produk Lokal Jadi Daya Tarik
Pelatihan DBHCHT Dibuka di Pasuruan, Bupati Rusdi Tekankan Skill dan Attitude Kerja

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:12 WIB

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:43 WIB

Pemkab Lamongan Tetapkan Jam Kerja ASN Ramadhan 2026, 32 Jam 30 Menit per Pekan, Layanan Publik Tetap Maksimal

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:40 WIB

Belanja di Sidoarjo Kini Bisa Dapat Hadiah, Pemkab Luncurkan Program DIJAPRI

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:25 WIB

Komisi X DPR RI Kunjungi Banyuwangi, Awasi Pelestarian Cagar Budaya hingga Dukung Revalidasi Geopark Ijen

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:01 WIB

Ribuan Calon Haji Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi, Bekal Kemandirian dan Kesiapan Fisik Jelang Keberangkatan

Berita Terbaru

Politik - Pemerintahan

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:12 WIB

Nasional

Ketua Bhayangkari Cek Standar Gizi di Kendal

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:24 WIB