MATARAM, RadarBangsa.co.id – Menyambut ajang internasional MotoGP Mandalika 2025, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda NTB menyiagakan kekuatan penuh di kawasan laut Mandalika dan sekitarnya. Sebanyak 107 personel, 11 kapal laut, dan 2 helikopter diterjunkan demi memastikan perairan Lombok aman selama perhelatan berlangsung.
Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.I.K., menyampaikan bahwa pengamanan kali ini tidak hanya terfokus pada area pantai Mandalika, melainkan juga di empat pelabuhan utama Pulau Lombok. “Personel kami akan ditempatkan di Pelabuhan Kayangan, Lembar, Gili Mas, dan Bangsal. Semua titik ini adalah pintu masuk penting yang harus dipastikan keamanannya,” ujarnya usai Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2025 di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (24/9).
Dari total 107 personel, sebanyak 70 merupakan anggota Ditpolairud Polda NTB, sementara sisanya merupakan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Mabes Polri. Menurut Kombes Boyke, sinergi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan terpadu di seluruh perairan strategis.
“Pengamanan ini menyasar tempat, orang, dan barang. Kami ingin memastikan perairan Lombok tetap kondusif, baik untuk nelayan, wisatawan, maupun tamu mancanegara yang hadir menyaksikan MotoGP,” tegasnya.
Untuk wilayah pesisir Mandalika, patroli laut akan diperketat. Personel diturunkan dengan kapal patroli yang siaga bergerak secara mobile, sementara unit udara menggunakan helikopter akan mendukung pemantauan dari ketinggian. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari tindak kriminal, kecelakaan laut, hingga aktivitas ilegal yang bisa mengganggu jalannya acara.
Selain patroli, Polairud Polda NTB juga menyiapkan pos pengamanan terapung di sejumlah titik strategis. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat respon jika terjadi situasi darurat di tengah laut. “Kami sudah memetakan area rawan dan menempatkan unit cepat tanggap. MotoGP adalah event dunia, sehingga keamanan harus benar-benar terjamin,” tambah Kombes Boyke.
MotoGP Mandalika yang menjadi ikon pariwisata sekaligus sport tourism Indonesia diperkirakan menarik puluhan ribu penonton dari dalam dan luar negeri. Karena itu, pengamanan laut menjadi salah satu aspek krusial mengingat sebagian besar wisatawan juga memanfaatkan jalur laut menuju lokasi.
Selain aparat kepolisian, operasi pengamanan ini melibatkan koordinasi dengan TNI Angkatan Laut, Basarnas, serta instansi maritim lainnya. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan mampu menutup celah kerawanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan tamu internasional.
“Semua personel sudah kami siapkan dengan SOP yang jelas. Kami ingin memastikan bahwa Lombok, khususnya Mandalika, bukan hanya menjadi tuan rumah yang sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga aman dan nyaman bagi semua pengunjung,” pungkas Kombes Boyke.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar