LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Jajaran Polsek Tikung, Polres Lamongan, mengintensifkan patroli dialogis Harkamtibmas di wilayah Kecamatan Tikung, Senin (16/2/2026) pagi. Kegiatan yang menyasar permukiman warga, warung kopi hingga area persawahan di Dusun Jatilangkir, Desa Wonokromo itu difokuskan pada pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas).
Patroli dimulai sekitar pukul 09.45 WIB hingga selesai. Dua personel yang diterjunkan, yakni AIPTU Sukardi dan AIPDA M.F. Rozi AR, melakukan pendekatan persuasif dengan berdialog langsung bersama warga. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tikung.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH., menjelaskan bahwa patroli dialogis menjadi strategi efektif untuk memperkuat komunikasi antara polisi dan masyarakat. “Kami mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi curanmor. Kendaraan roda dua yang diparkir di pinggir jalan atau ditinggal ke sawah sebaiknya dikunci ganda dan ditempatkan di lokasi yang mudah diawasi,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan persawahan dan warung kopi kerap menjadi titik rawan karena kendaraan sering diparkir tanpa pengamanan memadai saat pemiliknya bekerja atau beraktivitas. Kondisi ini dinilai berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Selain menyampaikan imbauan, petugas juga menitipkan pesan agar masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing. Partisipasi warga dinilai krusial untuk mendeteksi dini setiap potensi gangguan keamanan.
“Segera hubungi Polsek Tikung, Bhabinkamtibmas setempat, atau layanan kepolisian 110 apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan. Respons cepat sangat membantu kami dalam penanganan,” tegas AKP Anang.
Pendekatan dialogis yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek pencegahan kejahatan konvensional, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Dalam interaksi tersebut, sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi di tengah aktivitas mereka.
Secara umum, situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas menonjol. Namun, kepolisian memastikan patroli serupa akan terus digelar secara berkala, terutama pada jam-jam rawan.
Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha kecil di wilayah pedesaan. Dengan kolaborasi antara aparat dan warga, diharapkan potensi kejahatan dapat ditekan sedini mungkin.
“Kami berharap sinergi ini terus terjaga. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” pungkas Kapolsek Tikung.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar