Polres Lamongan Sidak SPBU, Pastikan Stok dan Harga BBM Stabil Jelang Imlek-Ramadhan

Kamis, 19 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Lamongan memeriksa tandon dan takaran BBM saat sidak di SPBU Lamongan, Kamis (19/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polres Lamongan memeriksa tandon dan takaran BBM saat sidak di SPBU Lamongan, Kamis (19/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan permintaan dan mencegah praktik penyimpangan distribusi.

Sidak dipimpin Kasat Reskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi bersama jajaran serta didampingi instansi teknis dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Lamongan. Salah satu titik pengecekan berada di SPBU 54.622.24, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan.

AKP Rizky menjelaskan, pengawasan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni ketersediaan stok, kesesuaian harga dengan ketentuan pemerintah, serta akurasi takaran. “Dari hasil pengecekan, stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. Tidak ditemukan kenaikan harga di luar ketentuan,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Harga yang terpantau di lapangan antara lain Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp11.800 per liter, Pertamax Green 95 Rp12.450 per liter, Pertamax Turbo 98 Rp13.400 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.500 per liter. Seluruhnya sesuai daftar harga resmi yang berlaku.

Petugas juga melakukan pemeriksaan fisik tandon Pertalite menggunakan stik ukur dengan pasta air untuk mendeteksi potensi campuran zat lain. Hasilnya, kualitas BBM dinyatakan baik dan tidak tercampur. Sementara itu, pengujian takaran pompa dilakukan menggunakan bejana ukur standar oleh Diskoperindag, dengan hasil volume sesuai spesifikasi.

Kasihumas Polres Lamongan menegaskan, pengawasan akan digelar berkala di berbagai SPBU guna menjaga stabilitas pasokan energi dan melindungi konsumen. “Kami mengimbau pengelola SPBU menyalurkan BBM bersubsidi secara tepat sasaran dan tidak menyalahgunakan distribusi,” katanya.

Langkah preventif ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memberikan kepastian bagi masyarakat menjelang momentum hari besar keagamaan. “Komitmen kami memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan aman dan transparan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru