PACITAN, RadarBangsa.co.id – Harga sembako di Kabupaten Pacitan menjelang Ramadan 1447 Hijriah terpantau relatif stabil. Bahkan, sebagian komoditas tercatat mengalami penurunan. Kepolisian Resor Pacitan memastikan stok bahan pokok, termasuk BBM dan LPG, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepastian itu disampaikan Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar melalui Kasat Reskrim AKP Choirul Maskanan saat operasi pasar, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pengawasan distribusi dan pengendalian harga menjelang peningkatan konsumsi masyarakat.
“Untuk sekarang rata-rata harga justru turun. Belum ada lonjakan signifikan. Namun tetap kami pantau tiga sampai lima hari ke depan,” ujar Choirul di sela operasi pasar.
Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) di Pasar Arjowinangun, Pasar Minulyo, dan Pasar Arjosari, harga sejumlah komoditas utama tidak mengalami perubahan dibanding hari sebelumnya.
Beras premium tercatat Rp14.500 per kilogram dan beras medium Rp13.000 per kilogram. Gula kristal putih Rp17.500 per kilogram, serta minyak goreng curah Rp18.000 per kilogram. Untuk minyak kemasan premium Rp19.666 per liter, kemasan sederhana Rp18.166 per liter, dan Minyakita Rp15.700 per liter.
Komoditas protein hewani juga stabil. Daging sapi paha belakang berada di angka Rp133.333 per kilogram. Daging ayam ras Rp39.666 per kilogram, ayam kampung Rp65.666 per ekor. Telur ayam ras Rp29.166 per kilogram dan telur ayam kampung Rp63.666 per kilogram.
Choirul menegaskan, hingga saat ini pasokan beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya mencukupi. Distribusi berjalan lancar tanpa hambatan berarti. “Stok aman. Termasuk BBM di SPBU dan LPG juga tersedia,” katanya.
Meski demikian, pihaknya mengingatkan potensi dinamika harga seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. Polres Pacitan akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait serta distributor untuk mengantisipasi gangguan suplai maupun praktik penimbunan.
Terkait distribusi BBM, ia mengakui ada kendala teknis saat hari libur, terutama dalam proses setoran non-tunai ke perbankan. Namun hal tersebut tidak memengaruhi ketersediaan stok di lapangan.
“Kami pastikan situasi tetap terkendali. Jika ada kebutuhan mendesak atau hambatan distribusi, segera kami bantu fasilitasi. Yang penting kebutuhan masyarakat Pacitan terpenuhi,” pungkasnya.
Penulis : Yuan
Editor : Zainul Arifin


















Komentar