Polsek Kerumutan Padamkan Karhutla 5 Hektare di Pelalawan

Minggu, 16 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan Polsek Kerumutan bersama RPK, KTPA dan masyarakat melakukan pemadaman karhutla di wilayah Kecamatan Kerumutan, Minggu (16/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim gabungan Polsek Kerumutan bersama RPK, KTPA dan masyarakat melakukan pemadaman karhutla di wilayah Kecamatan Kerumutan, Minggu (16/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PELALAWAN, RadarBangsa.co.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda dua titik di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu (16/8/2026). Tim gabungan yang melibatkan Polri, RPK perusahaan, KTPA dan masyarakat melakukan pemadaman serta pendinginan terhadap lahan gambut dengan total luas sekitar 5 hektare.

Kegiatan penanganan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Polres Pelalawan melalui Polsek Kerumutan menerjunkan personel gabungan dari Polsek Kerumutan, Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung dan Polsek Ukui.

Lokasi pertama berada di Lingkungan Air Kuning, Kelurahan Kerumutan, dengan luas sekitar 2,5 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan gambut berupa semak belukar milik masyarakat.

Titik kedua berada di Dusun Telayap, Desa Pangkalan Tampoi. Lahan gambut seluas sekitar 2,5 hektare itu ditanami kelapa sawit berusia 20 tahun dan juga merupakan milik masyarakat.

Sebanyak 25 personel Polri terlibat dalam penanganan. Mereka dibantu 30 personel RPK PT GH, 21 personel RPK PT SLS, empat personel RPK PT Arara Abadi, lima personel KTPA serta 10 masyarakat.

Tim menggunakan 12 unit Ministrike, satu mesin besar Motoyama dan dua unit excavator milik PT GH. Excavator digunakan untuk membuat sekat bakar di sekitar lokasi kebakaran.

Kapolsek Kerumutan IPTU Budi Santoso mengatakan pemadaman dilakukan secara langsung dengan pendinginan dan pembuatan sekat bakar. Upaya tersebut menghadapi kendala berupa cuaca panas, angin kencang dan minimnya sumber air di sekitar lokasi.

“Kami mengapresiasi kekompakan seluruh unsur RPK perusahaan, KTPA dan masyarakat yang bersama-sama turun ke lapangan. Kondisi lahan gambut memang sulit dipadamkan, apalagi ditambah cuaca panas. Kami terus mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat luas,” kata Budi.

Hingga kegiatan berakhir pukul 12.00 WIB, masih terdapat titik api yang menyala dan menimbulkan asap tebal. Kondisi tersebut membuat upaya penanganan terus menjadi perhatian petugas di lapangan.

Polres Pelalawan akan meningkatkan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah rawan. Sinergi antara kepolisian, perusahaan dan masyarakat diharapkan dapat meminimalkan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru