Polsek Laren patroli karhutla, kawasan hutan Desa Gampangsejati Lamongan aman

Sabtu, 1 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polsek Laren melaksanakan patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan hutan Desa Gampangsejati, Lamongan, Sabtu (1/8/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id.

Personel Polsek Laren melaksanakan patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan hutan Desa Gampangsejati, Lamongan, Sabtu (1/8/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id.

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Personel Polsek Laren melaksanakan patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Sabtu (1/8/2026). Hasil patroli menunjukkan tidak ditemukan titik api maupun indikasi kebakaran sehingga situasi di wilayah tersebut dipastikan aman dan kondusif.

Patroli dimulai sekitar pukul 12.15 WIB hingga selesai. Kegiatan dipimpin Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, SH melalui Aiptu Wahyudin bersama Aipda Andre Dwi W sebagai upaya pencegahan munculnya potensi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.

Aiptu Wahyudin mengatakan patroli rutin dilakukan untuk memastikan kawasan hutan tetap dalam kondisi aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi karhutla.

“Selama patroli berlangsung, situasi di kawasan hutan Desa Gampangsejati aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan maupun lahan,” ujarnya.

Ia menegaskan petugas juga memberikan edukasi kepada warga sekitar kawasan hutan dan para petani hutan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar limbah sisa panen maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi menimbulkan titik api penyebab kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah pencegahan menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko karhutla yang dapat merugikan masyarakat dan lingkungan.

“Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan agar wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tambahnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Berita Terbaru