Polsek Ngadirojo Pacitan Amankan 13 Motor Knalpot Brong, Diduga Akan Dipakai Balap Liar

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Ngadirojo mengamankan 13 motor brong diduga untuk balap liar di Pacitan, Minggu (15/02/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Ngadirojo mengamankan 13 motor brong diduga untuk balap liar di Pacitan, Minggu (15/02/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PACITAN, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Sektor Ngadirojo, jajaran Polres Pacitan, mengamankan 13 unit sepeda motor berknalpot tidak standar atau brong dalam operasi penertiban di wilayah Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah aksi balap liar yang berpotensi memicu kecelakaan serta mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga.

Penertiban digelar menyusul adanya informasi masyarakat terkait aktivitas sekelompok remaja yang diduga akan melakukan balap liar pada malam hari. Kegiatan tersebut dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan lain serta mengganggu waktu istirahat warga sekitar.

Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Ngadirojo, Ipda Fendy Yud Priyambodo, memimpin langsung operasi preventif tersebut. Petugas menyisir sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul anak muda dan rawan dijadikan arena adu kecepatan ilegal.

“Kami telah melakukan penertiban dan berhasil mengamankan 13 unit sepeda motor berknalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis,” ujar Ipda Fendy, Minggu  (15/02/2026) malam.

Menurutnya, kendaraan yang diamankan diduga kuat telah dipersiapkan untuk aksi balap liar. Selain menggunakan knalpot tidak standar, sebagian kendaraan juga tidak dilengkapi kelengkapan teknis sesuai ketentuan lalu lintas.

Seluruh sepeda motor tersebut kini diamankan di Mapolsek Ngadirojo untuk proses lebih lanjut. Pemilik kendaraan diminta melengkapi persyaratan administrasi serta mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar pabrikan sebelum dapat diambil kembali.

Ipda Fendy menegaskan, penindakan ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan langkah preventif demi melindungi generasi muda dari risiko fatal di jalan raya. Balap liar kerap berujung pada kecelakaan serius, bahkan korban jiwa.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis. Tujuannya agar para remaja memahami risiko dan tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Polsek Ngadirojo juga mengimbau peran aktif orang tua dan masyarakat untuk melakukan pengawasan. Kepolisian memastikan patroli rutin akan terus digencarkan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Ngadirojo.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap tidak ada lagi balap liar yang meresahkan warga,” pungkas Ipda Fendy.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Sekolah Perempuan Blitar Digeber, Pemkot Targetkan Ekonomi Keluarga Naik

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru