PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Pangkalan Kerinci melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, AIPDA Binton Manurung, melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil Kuartal III di lahan Kelompok Tani Asta Cita Km 55, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional.
Pengecekan dilakukan di lahan seluas sekitar 3 hektare yang berada di Jalan Lintas Sumatera Km 55 RT 003 RW 004, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat. Lahan dengan jenis tanah mineral itu ditanami benih jagung hibrida NK 6172 Perkasa sejak 4 Mei 2026.
Saat dilakukan monitoring, umur tanaman telah mencapai 84 hari setelah tanam (HST) dengan tinggi sekitar 200 hingga 250 sentimeter. Perawatan tanaman menggunakan pupuk Urea, NPK, KCL, dan TSP, sedangkan panen diperkirakan berlangsung pada 4 September 2026.
Hasil pengecekan menunjukkan pertumbuhan jagung secara umum dalam kondisi baik. Meski demikian, petugas menemukan sebagian kecil tanaman terserang bakteri jamur yang menyebabkan batang dan buah mengalami pembusukan sehingga memerlukan penanganan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan langsung di lapangan, memantau perawatan rutin sebagai langkah antisipasi serangan hama dan penyakit, serta berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pangkalan Kerinci Barat untuk mengawasi setiap tahapan budidaya.
Petugas juga membantu Kelompok Tani Asta Cita menjembatani kebutuhan sarana produksi pertanian dan perawatan tanaman kepada pihak terkait. Seluruh hasil kegiatan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi program pendampingan ketahanan pangan.
Kapolsek Pangkalan Kerinci, KOMPOL Shilton, S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada kelompok tani agar produktivitas jagung tetap terjaga. “Kami akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani,” katanya.
Ia menjelaskan, penanganan cepat terhadap serangan jamur menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas tanaman. “Dengan perawatan yang maksimal dan penanganan dini terhadap serangan jamur, hasil panen jagung pipil di lahan Asta Cita diharapkan dapat optimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan mampu memperkuat program ketahanan pangan nasional. “Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkasnya.
Penulis : MMd
Editor : Zainul Arifin


















Komentar