KENDAL,RadarBangsa.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Pegandon meningkatkan pengamanan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pengamanan terutama difokuskan pada waktu malam akhir pekan. Polisi mengantisipasi potensi kenakalan remaja maupun gesekan antarkelompok yang melintas di wilayah tersebut.
Kapolsek Pegandon AKP Nugroho Agung Purnomo mengatakan, Pegandon memiliki posisi geografis yang strategis karena menjadi salah satu jalur perlintasan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal.
Pegandon berbatasan dengan Kecamatan Patebon di sebelah utara serta Kecamatan Gemuh dan Cepiring di sebelah barat.
“Anak-anak muda maupun remaja dari luar daerah sering menjadikan Pegandon sebagai jalur lintasan. Warga setempat terkadang hanya menjadi korban atau lokasi kejadian,” ujar Nugroho, Senin (7/9/2026).
Untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, polisi menempatkan personel di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengawasan.
Salah satunya di kawasan perempatan utama. Polisi juga melakukan pemantauan di depan Masjid Penanggulan pada malam Sabtu dan malam Minggu.
Selain personel berseragam, polisi mengerahkan anggota berpakaian sipil untuk melakukan pemantauan terhadap aktivitas kelompok remaja.
Menurut Nugroho, patroli menggunakan kendaraan dinas juga dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Penggunaan mobil patroli dengan lampu rotator disebut cukup efektif untuk membubarkan kelompok remaja yang berpotensi melakukan keributan.
“Ketika melihat mobil patroli dengan lampu rotator, mereka biasanya langsung membubarkan diri,” katanya.
Upaya menjaga situasi kamtibmas juga dilakukan melalui penindakan terhadap kelompok yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan.
Nugroho menyebut penggerebekan yang dilakukan Kapolres Kendal di dua lokasi, yakni Kalinusu dan Jalan Lingkar Weleri, memberikan dampak terhadap pergerakan kelompok remaja.
Setelah penindakan, polisi juga melakukan pembinaan dengan mendatangi lingkungan pendidikan. Para siswa diberikan imbauan dan edukasi agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Menurut dia, langkah penindakan yang disertai pembinaan tersebut berdampak pada menurunnya aktivitas kelompok remaja di sejumlah jalur perlintasan.
“Pergerakannya berkurang drastis. Situasi di wilayah perlintasan menjadi jauh lebih aman dan relatif sepi dari potensi gangguan,” ujar Nugroho.
Polsek Pegandon akan terus melakukan patroli dan pemantauan, khususnya pada waktu yang dinilai rawan, sebagai upaya mencegah gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Penulis : Tim
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar