PACITAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tegalombo melakukan monitoring distribusi dan ketersediaan gas LPG 3 kg menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rabu (18/3/2026). Hasilnya, sejumlah pangkalan di wilayah Kecamatan Tegalombo dilaporkan mengalami kekosongan stok.
Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Ramadan yang berdampak pada distribusi gas bersubsidi.
Kegiatan monitoring berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB dengan menyasar agen dan pangkalan LPG di wilayah hukum Polsek Tegalombo. Distribusi gas LPG 3 kg di wilayah ini diketahui dilayani oleh dua agen, yakni PT Karya Darma Agung dan PT Putra Bayu Mandiri.
Dari hasil pengecekan di lapangan, beberapa pangkalan ditemukan dalam kondisi kehabisan stok. Sementara itu, pola distribusi dari agen ke pangkalan berlangsung setiap lima hari sekali.
Harga distribusi dari agen ke pangkalan dipatok Rp16.000 per tabung, sedangkan harga jual ke konsumen berada di kisaran Rp18.000 per tabung sesuai ketentuan.
Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto, SH menegaskan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan. “Kami tegaskan bahwa pendistribusian LPG 3 kg harus tepat sasaran dan sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya tidak akan mentoleransi adanya pelanggaran. “Apabila ditemukan adanya penimbunan atau permainan harga, kami akan tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rusminto menyampaikan harapannya agar situasi tetap kondusif. “Kami berharap seluruh pangkalan dan pengecer dapat bekerja sama menjaga ketersediaan stok, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran tetap terpenuhi,” lanjutnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. “Kami mengingatkan warga agar membeli LPG sesuai kebutuhan saja, tidak perlu panic buying karena justru akan memperparah kelangkaan,” tutupnya.
Penulis : Yuan
Editor : Zainul Arifin


















Komentar