PACITAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pacitan mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Tegalombo, Rabu (25/2/2026). Forum ini menjadi tahapan strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pacitan 2027 dengan menampung usulan prioritas dari desa dan pemangku kepentingan setempat.
Kegiatan berlangsung pukul 09.30–10.30 WIB dan dihadiri Asisten I Bupati Pacitan Muchamad Chusnul Faozi, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pacitan Daerah Pemilihan IV, Camat Tegalombo Edy Wasana, unsur Forkopimca, kepala desa, kepala sekolah, kepala puskesmas, hingga perwakilan kelompok perempuan dan masyarakat rentan.
Camat Tegalombo Edy Wasana menegaskan Musrenbang menjadi ruang sinkronisasi antara kebutuhan riil masyarakat dan kebijakan pembangunan kabupaten. “Forum ini memastikan usulan dari desa terakomodasi dalam RKPD 2027 sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran,” ujarnya.
Asisten I Bupati Pacitan Muchamad Chusnul Faozi menyampaikan bahwa RKPD 2027 harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kebijakan nasional. Ia menekankan pentingnya fokus pada infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan sektor pertanian, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Perencanaan harus berbasis data dan kebutuhan nyata warga. Usulan yang masuk akan diverifikasi agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Sejumlah anggota DPRD Dapil IV turut memberikan masukan agar prioritas pembangunan di wilayah Tegalombo, termasuk akses jalan antar desa dan peningkatan layanan kesehatan, menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran mendatang.
Kapolsek Tegalombo AKP Rusminto memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. “Seluruh rangkaian Musrenbang berlangsung tertib dan lancar,” ujarnya.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Yuan
Editor : Zainul Arifin








