Polsek Tikung Aktifkan Patroli Desa di Lamongan, Dorong Swasembada Lewat Kebun Warga

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung mendampingi petani Dusun Klating memanen kangkung dalam program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Senin (13/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung mendampingi petani Dusun Klating memanen kangkung dalam program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Senin (13/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung melakukan patroli khusus ke area persawahan di Dusun Klating, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), inisiatif nasional yang sejalan dengan visi Presiden untuk mendorong swasembada pangan.

Patroli dimulai pukul 10.00 WIB dan dipimpin Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo, didampingi AIPTU Abdul Khaliq dan AIPDA Abdul Kadir J. Petugas menyambangi warga yang tengah memanen kangkung di kebun mereka.

Dalam dialog singkat dengan petani, diketahui harga biji kangkung berada di kisaran Rp10.000 per kilogram. “Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan program P2B berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar AIPTU Abdul Khaliq.

Program P2B sendiri merupakan upaya pemerintah dalam mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam bahan pangan bergizi, yang bisa meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung target swasembada nasional. Di Lamongan, langkah ini mulai diaplikasikan di sejumlah desa termasuk Takeranklating.

Kegiatan patroli berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Selain memastikan keamanan, petugas juga memberikan edukasi singkat mengenai perawatan tanaman dan potensi pasar hasil panen. “Kami ingin petani tidak hanya menanam untuk konsumsi sendiri, tapi juga bisa mendapatkan nilai ekonomi yang optimal,” tegas Abdul Kadir.

Program P2B di Tikung mencerminkan sinergi antara aparat keamanan dan warga desa dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menciptakan lingkungan pertanian yang produktif. Kegiatan ini diperkirakan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari monitoring dan pendampingan petani.

“Dengan dukungan Polsek, warga semakin termotivasi untuk menanam di pekarangan mereka. Ini bukan sekadar panen kangkung, tapi bagian dari upaya bersama menuju ketahanan pangan berkelanjutan,” tutup Abdul Khaliq.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot
DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:22 WIB

Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:53 WIB

Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen

Berita Terbaru