Polsek Tikung Kawal Program P2B di Lamongan, Panen Petani Meningkat dan Harga Menguntungkan

Senin, 20 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Tikung saat patroli di persawahan program P2B Desa Bakalanpule, Senin (20 April 2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Tikung saat patroli di persawahan program P2B Desa Bakalanpule, Senin (20 April 2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Aparat Polsek Tikung turun langsung ke persawahan warga di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Senin (20/4/2026), untuk memastikan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) berjalan optimal. Langkah ini penting untuk menjaga produktivitas pangan sekaligus stabilitas harga di tingkat petani.

Patroli yang dipimpin jajaran anggota Polsek Tikung menyasar lahan pertanian warga yang menjadi bagian dari program P2B, sejalan dengan agenda pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Dalam dialog langsung dengan petani, aparat memperoleh gambaran kondisi riil di lapangan. Hasil panen terakhir dilaporkan cukup baik, bahkan diikuti harga jual yang relatif tinggi dan menguntungkan petani.

“Alhamdulillah, panen kemarin hasilnya bagus dan harga jualnya juga tinggi. Sekarang petani sudah mulai tanam lagi dan pertumbuhannya cukup subur,” ujar salah satu petani setempat saat berdialog dengan petugas.

Kegiatan patroli ini tidak sekadar pengamanan wilayah, tetapi juga bentuk pengawasan terhadap program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat. Polisi berperan memastikan tidak ada gangguan distribusi, potensi konflik lahan, hingga hambatan produksi di tingkat petani.

Langkah ini dinilai penting karena sektor pertanian menjadi penopang utama kebutuhan pangan masyarakat. Ketika produksi stabil dan harga menguntungkan, dampaknya langsung dirasakan warga, baik dari sisi ketersediaan pangan maupun peningkatan ekonomi lokal.

Selain itu, keterlibatan aparat di lapangan memberi rasa aman bagi petani dalam menjalankan aktivitasnya, terutama menjelang masa tanam berikutnya.

Secara keseluruhan, kegiatan patroli berjalan tertib dan kondusif. Aparat memastikan program P2B di wilayah Tikung terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pemantauan agar program ini berjalan maksimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” kata petugas di akhir kegiatan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PBP Blawi Lamongan Kembali Terima 30 Kg Beras, BULOG Tegaskan Bantuan Harus Utuh
Gus Fawait Siapkan Layanan Kesehatan Baru, Tambang di Jember Didorong Berizin
18.030 Orang Padati CFD Sidoarjo, Fasum Rusak Rp36,6 Juta dan Pungutan Pedagang Disorot
Pasar Kepulungan Terbakar, Pemkab Pasuruan Siapkan Dana BTT untuk Bangun Lapak Semi Permanen
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pasuruan Rusdi Tekankan Pentingnya Literasi Sejarah
Hari Kesaktian Pancasila di Sidoarjo, Wabup Mimik Pimpin Upacara di Alun-Alun
Khofifah Buka Peluang Kolaborasi dengan Museum Rahmat untuk Kembangkan Mpu Tantular
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Banyuwangi Ajak Warga Amalkan Nilai Pancasila

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:58

PBP Blawi Lamongan Kembali Terima 30 Kg Beras, BULOG Tegaskan Bantuan Harus Utuh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:47

Gus Fawait Siapkan Layanan Kesehatan Baru, Tambang di Jember Didorong Berizin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:12

18.030 Orang Padati CFD Sidoarjo, Fasum Rusak Rp36,6 Juta dan Pungutan Pedagang Disorot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:20

Pasar Kepulungan Terbakar, Pemkab Pasuruan Siapkan Dana BTT untuk Bangun Lapak Semi Permanen

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:14

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Pasuruan Rusdi Tekankan Pentingnya Literasi Sejarah

Berita Terbaru