LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Petugas jaga siang Polsek Tikung, Polres Lamongan, melaksanakan kegiatan kesiapsiagaan penjagaan markas sekaligus menjaga kebersihan lingkungan Mapolsek, Kamis (27/8/2026). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB setelah pelaksanaan serah terima tugas jaga.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi Mako tetap bersih, sehat, nyaman, serta seluruh personel dan sarana pendukung berada dalam kondisi siap menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.
Petugas yang melaksanakan kegiatan yakni AIPTU Abdul Kholiq, AIPTU Sukardi, AIPTU Toni Wijayanto, dan AIPDA M. Fathurozi AR.
AIPTU Abdul Kholiq mengatakan kesiapsiagaan setelah serah terima tugas menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan penjagaan Mako berjalan optimal.
“Kegiatan kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari tugas penjagaan Mako setelah serah terima tugas jaga, sekaligus memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas,” ujar Abdul Kholiq.
Setelah serah terima tugas, personel melaksanakan pembersihan sejumlah ruangan di Mapolsek Tikung. Area yang menjadi sasaran meliputi ruang pelayanan, ruang tamu, dan ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Menurut Abdul Kholiq, kebersihan Mako perlu diperhatikan karena sebagian ruangan menjadi tempat masyarakat mendapatkan pelayanan kepolisian.
“Kebersihan ruang pelayanan, ruang tamu, dan ruang SPKT perlu dijaga agar lingkungan Mapolsek tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun anggota,” tegasnya.
Selain membersihkan lingkungan kantor, petugas melakukan pengecekan terhadap sarana dan inventaris yang mendukung pelaksanaan tugas. Pemeriksaan mencakup mobil operasional atau kendaraan dinas serta perlengkapan inventaris penjagaan.
Pengecekan juga dilakukan terhadap senjata api inventaris sesuai ketentuan dan prosedur penjagaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perlengkapan yang menjadi bagian dari tugas kepolisian berada dalam kondisi siap.
“Kami juga melakukan pengecekan terhadap inventaris penjagaan, termasuk senjata api dan kendaraan dinas, untuk memastikan seluruh sarana pendukung tugas dalam kondisi siap,” tambah Abdul Kholiq.
Kesiapan kendaraan operasional menjadi perhatian karena sarana tersebut dibutuhkan untuk menunjang kegiatan kepolisian di lapangan. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan sehingga kendaraan dapat digunakan ketika diperlukan dalam pelaksanaan tugas.
Begitu pula dengan inventaris penjagaan. Pengecekan secara rutin diperlukan agar personel mengetahui kondisi perlengkapan yang berada dalam tanggung jawab penjagaan Mako.
Abdul Kholiq menegaskan kesiapsiagaan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan personel, tetapi juga kondisi lingkungan dan sarana pendukung tugas.
“Kesiapan personel dan sarana operasional menjadi bagian penting dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pemeriksaan dan perawatan harus dilakukan secara rutin,” tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar