PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kontingen Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Pasuruan menorehkan prestasi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Finswimming Pelajar, Mahasiswa, dan Umum Piala Bupati Badung Open 2026. Dalam kejuaraan yang berlangsung di Bali pada 10–12 Juli 2026 itu, kontingen Pasuruan berhasil membawa pulang 78 medali dan meraih predikat Juara Umum II tingkat nasional.
Dari total medali yang diraih, Kabupaten Pasuruan mengoleksi 31 medali emas, 30 perak, dan 17 perunggu. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi para atlet dalam bersaing di tingkat nasional sekaligus mengangkat nama Kabupaten Pasuruan di cabang olahraga finswimming.
Kepala Pelatih Finswimming Kabupaten Pasuruan, M. Riyad, mengaku bangga atas perjuangan seluruh atlet selama mengikuti kejuaraan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kesiapan fisik dan mental yang telah dibangun melalui program latihan intensif.
“Karena fisik dan mental itu penting sekali dimiliki oleh setiap atlet. Fisik yang prima dan mental juara harus ada di setiap pelatih, dan saya bangga atas mereka semua,” ujar Riyad, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, persiapan menuju kejuaraan dilakukan secara matang melalui latihan di kolam maupun penguatan kondisi fisik. Bahkan, selama libur sekolah para atlet menjalani porsi latihan dua kali lebih banyak untuk meningkatkan daya tahan menghadapi persaingan di level nasional.
Menurut Riyad, strategi tersebut menjadi modal penting mengingat Bali sebagai tuan rumah memiliki banyak atlet finswimming berprestasi. Meski menghadapi persaingan ketat, kontingen Kabupaten Pasuruan mampu tampil kompetitif hingga finis sebagai Juara Umum II.
“Kita bersyukur bisa jadi Juara Umum II, padahal lawannya banyak dari tuan rumah, karena Bali itu khan besar dengan jumlah atlet yang tidak sedikit,” jelasnya.
Ke depan, POSSI Kabupaten Pasuruan menargetkan lahirnya lebih banyak atlet muda berprestasi untuk memperkuat daerah pada berbagai ajang, mulai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Harus dimulai dari sekarang, karena memang ini momen emas untuk mencari bibit unggul yang nanti menjadi punggawa Kabupaten Pasuruan,” pungkas Riyad.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar