BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Gerakan Pramuka di Kabupaten Bangkalan didorong tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga mengambil peran nyata dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan. Pesan tersebut mengemuka dalam Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Bangkalan, Senin (24/8/2026).
Bupati Bangkalan Lukman Hakim bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Gerakan Pramuka juga didorong mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai fondasi ketahanan serta kemandirian nasional.
Dalam sambutannya, Bupati Lukman Hakim menyampaikan bahwa pendidikan kepramukaan memiliki peran strategis dalam menanamkan karakter produktif dan kemandirian sejak usia muda.
“Melalui pendidikan kepramukaan, kami berupaya menumbuhkan budaya produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda,” ujar Lukman Hakim.
Menurutnya, Pramuka memiliki potensi besar menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda agar tidak hanya memiliki keterampilan sosial dan kepemimpinan, tetapi juga mampu melihat potensi di lingkungan sekitar sebagai peluang untuk berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
“Pendidikan kepramukaan memiliki peran strategis dalam menanamkan karakter produktif dan kemandirian sejak usia muda,” kata Lukman.
Semangat tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas, inovasi, keterampilan praktis, kepedulian lingkungan, hingga pengembangan jiwa kewirausahaan.
“Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda agar tidak hanya memiliki keterampilan sosial dan kepemimpinan, tetapi juga mampu melihat potensi di lingkungan sekitar sebagai peluang untuk berkarya,” ungkapnya.
Dengan demikian, generasi muda Bangkalan diharapkan tumbuh menjadi generasi yang produktif sekaligus memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan daerah.
Dalam rangkaian Peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut, Bupati Bangkalan juga menyerahkan Tropi Tiska (Tanda Ikut Serta Kegiatan) kepada peserta Jambore Nasional yang mewakili Kabupaten Bangkalan dan Provinsi Jawa Timur di Cibubur.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi, dedikasi, dan kontribusi para peserta dalam mengikuti kegiatan kepramukaan di tingkat nasional. Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bangkalan karena para peserta membawa nama daerah dalam ajang nasional.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan trofi kepada para pemenang berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain itu, momentum tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangkalan yang memasuki masa purna tugas pada Agustus 2026.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Bangkalan.
“Semangat berkreasi, berinovasi, terampil dan mandiri diharapkan menjadi bekal generasi muda untuk ikut mendukung ketahanan pangan sekaligus kemajuan daerah,” jelas Lukman.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar