JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, memuji komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pendidikan dan menekan angka kemiskinan, menyebut langkah tersebut sebagai investasi penting bagi masa depan bangsa.
Menurut Presiden, DPD RI telah mengambil lebih dari 50 keputusan kelembagaan yang mencerminkan peran strategis lembaga tersebut dalam memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional. Ia juga menekankan konsistensi DPD dalam melaksanakan fungsi pengawasan, memberikan pertimbangan terhadap anggaran, serta memantau dan mengevaluasi rancangan maupun produk peraturan daerah agar sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
“DPD RI berperan penting menjaga sinkronisasi antara kebijakan nasional dan daerah, sehingga program pembangunan bisa berjalan efektif dan merata,” ujar Presiden. Pada Jumat (15/8/2025)
Menanggapi pernyataan tersebut, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian Presiden dalam waktu kurang dari setahun masa kepemimpinan. Ia menilai, kebijakan yang menitikberatkan pada pemberantasan kemiskinan melalui berbagai sektor, terutama pendidikan, merupakan langkah strategis yang harus terus didorong.
“Pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan. Komitmen Presiden dalam memperkuat sektor ini patut kita apresiasi,” kata Ning Lia.
Senator yang dikenal aktif memperjuangkan isu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat ini menambahkan, investasi pada kualitas sumber daya manusia adalah modal utama untuk menghadapi tantangan global di masa depan. “Ketika pendidikan diperkuat, kita tidak hanya menyiapkan generasi yang berilmu, tetapi juga generasi yang mampu menciptakan peluang kerja, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.
Ning Lia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pemerataan akses pendidikan. Menurutnya, kebijakan yang baik tidak akan optimal tanpa dukungan implementasi di lapangan. “Harus ada sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, supaya kebijakan pendidikan tidak hanya bagus di konsep, tapi juga terasa manfaatnya di desa-desa,” ujarnya.
Pernyataan Ning Lia sejalan dengan visi Presiden yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan, di samping penguatan ekonomi, kesehatan, dan infrastruktur.
“Langkah pemerintah saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Tugas kita bersama adalah memastikan semua program berjalan konsisten, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkas Ning Lia.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar