Prestasi Bangkalan: Juara Penanganan Konflik Sosial

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, bersama Kepala Bakesbangpol H. Moch. Musleh menunjukkan trofi Peringkat 1 Penanganan Konflik Sosial se-Jawa Timur 2024. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bangkalan, Moawi Arifin, bersama Kepala Bakesbangpol H. Moch. Musleh menunjukkan trofi Peringkat 1 Penanganan Konflik Sosial se-Jawa Timur 2024. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menorehkan capaian strategis di bidang stabilitas sosial dengan meraih Piagam Penghargaan dan Trofi Peringkat 1 Prestasi Capaian Terbaik Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kabupaten/Kota se-Jawa Timur Tahun 2024. Penghargaan ini menegaskan posisi Bangkalan sebagai daerah dengan kinerja paling efektif dalam mengelola dan mencegah konflik sosial di tingkat kabupaten.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur dalam rangkaian Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang berlangsung di Surabaya, Kamis (19/12/2025). Momentum ini sekaligus menjadi evaluasi tahunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap kesiapsiagaan daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial masyarakat.

Kabupaten Bangkalan diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Moawi Arifin, bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bangkalan, H. Moch. Musleh, saat menerima penghargaan tersebut. Keduanya menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja kolektif lintas sektor yang berjalan konsisten dan terukur.

“Penghargaan ini bukanlah akhir dari pencapaian, melainkan pemantik semangat bagi kami untuk terus memperkuat upaya mewujudkan Kabupaten Bangkalan yang kondusif, aman, dan harmonis,” ujar Moawi Arifin. Ia menambahkan, penanganan konflik sosial tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif melalui deteksi dini dan komunikasi yang intensif di tingkat akar rumput.

Pemkab Bangkalan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, mulai dari perangkat daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga elemen masyarakat sipil. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor kunci dalam meredam potensi konflik sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap prestasi ini dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjadi motivasi bersama untuk menjaga stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan daerah. Capaian ini juga mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam menciptakan iklim daerah yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Sebagai catatan, Bangkalan menjadi salah satu dari enam kabupaten di Jawa Timur yang menerima penghargaan penanganan konflik sosial tahun 2024, bersama Magetan, Sidoarjo, Tuban, Trenggalek, dan Jombang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan
Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Perkuat Intervensi Harga Lewat Pasar Murah di Jember
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Belanja Digital untuk Tekan Celah Birokrasi
Bupati Probolinggo Tinjau Lokasi Banjir, Tekankan Respons Cepat dan Mitigasi Terukur
Ekspor Banyuwangi Tembus Rp3,9 Triliun, Produk Perikanan Jadi Andalan Global
Kerja Bakti Warga Jadi Kunci Sukses Program Bangkalan Bherse Onggu
Khofifah Dorong IKA UNAIR Sinkronkan Program dengan Agenda Nasional, dari MBG hingga Penguatan Sapi Perah
Golkar Kendal Salurkan Bantuan ke Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:35 WIB

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan

Senin, 19 Januari 2026 - 21:12 WIB

Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Perkuat Intervensi Harga Lewat Pasar Murah di Jember

Senin, 19 Januari 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Belanja Digital untuk Tekan Celah Birokrasi

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:33 WIB

Bupati Probolinggo Tinjau Lokasi Banjir, Tekankan Respons Cepat dan Mitigasi Terukur

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:16 WIB

Ekspor Banyuwangi Tembus Rp3,9 Triliun, Produk Perikanan Jadi Andalan Global

Berita Terbaru

Kondisi jalan lingkungan Kampung Baru, Desa Sirnoboyo, Pacitan, tergenang air saat hujan karena belum dilengkapi saluran drainase. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan

Senin, 19 Jan 2026 - 21:35 WIB