Prima Desa Lamongan Digeber, Bupati Tekankan Perangkat Wajib Adaptif

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Prima Desa Lamongan tingkatkan kapasitas perangkat desa, Lamongan, Selasa (12 Mei 2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelatihan Prima Desa Lamongan tingkatkan kapasitas perangkat desa, Lamongan, Selasa (12 Mei 2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat kapasitas perangkat desa melalui Program Prima Desa (Peningkatan Manajemen Aparatur Desa) yang digelar di Aula Gajah Mada, Gedung Pemkab Lamongan, Selasa (12/5/2026). Program ini digelar untuk menjawab tuntutan pelayanan publik desa yang semakin kompleks dan dinamis.

Kegiatan tersebut diikuti 213 perangkat desa baru dari berbagai wilayah di Lamongan yang akan menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa perangkat desa memiliki posisi strategis dalam keberhasilan pembangunan daerah maupun nasional. Ia menyebut, kekuatan desa menjadi fondasi utama pembangunan Indonesia.

“Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 menegaskan bahwa tidak ada pembangunan Indonesia yang berhasil tanpa desa yang kuat, dan tidak ada desa yang kuat tanpa perangkat desa yang berdedikasi,” ujar Yuhronur Efendi.

Ia menambahkan, perangkat desa bukan sekadar pelaksana administrasi, tetapi juga representasi negara yang paling dekat dengan masyarakat.

“Perangkat desa adalah wajah pelayanan publik di tingkat paling bawah. Karena itu mereka harus mampu beradaptasi terhadap tantangan, baik efisiensi pemerintahan, dinamika sosial, maupun perubahan iklim,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kemampuan teknis sekaligus kecakapan komunikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan desa.

“Hard skill itu penting, tapi soft skill tidak kalah penting. Perangkat desa harus mampu berkomunikasi, membangun kepercayaan, dan menerjemahkan kebijakan menjadi program yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lamongan, Joko Raharto, menjelaskan bahwa Prima Desa berlangsung selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti 213 perangkat desa yang baru dilantik pada periode 2025 hingga awal 2026.

“Peserta terdiri dari 15 sekretaris desa, 44 kepala urusan, 80 kepala seksi, dan 74 kepala dusun. Mereka akan dibekali materi penguatan tata kelola pemerintahan desa,” jelas Joko Raharto.

Ia menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa agar lebih profesional dan responsif.

“Program ini bertujuan meningkatkan kinerja aparatur desa agar mampu menjalankan tata kelola pemerintahan desa secara profesional, adaptif, dan berorientasi pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Program Prima Desa menjadi langkah strategis Pemkab Lamongan dalam memperkuat kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Penguatan kapasitas ini dinilai penting agar perangkat desa mampu mengelola anggaran, BUMDes, hingga menjaga stabilitas sosial masyarakat secara lebih efektif.

Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap program ini tidak berhenti pada pelatihan formal, tetapi benar-benar membentuk aparatur desa yang siap bekerja di lapangan.

“Yang kita harapkan bukan hanya selesai pelatihan, tetapi lahir perangkat desa yang siap melayani masyarakat dengan integritas dan tanggung jawab,” menjadi penegasan akhir dalam kegiatan tersebut.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru