Program Homecare Puskesmas Sukowono Perkuat Layanan Pasien Kronis di Jember

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Homecare Puskesmas Sukowono memberikan layanan kesehatan kepada pasien kronis saat kunjungan rumah di Jember, Senin (13/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim Homecare Puskesmas Sukowono memberikan layanan kesehatan kepada pasien kronis saat kunjungan rumah di Jember, Senin (13/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Puskesmas Sukowono terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat dengan menghadirkan program Homecare yang menyasar pasien penyakit kronis di wilayah terpencil. Melalui layanan bertajuk “Perawatan Penuh Kasih Hingga Ke Pintu Rumah”, tenaga kesehatan mendatangi langsung rumah pasien agar mereka tetap memperoleh pelayanan medis meski memiliki keterbatasan fisik.

Pada Senin (13/7/2026), tim Homecare melakukan kunjungan ke dua pasien dengan kondisi kesehatan yang membutuhkan pemantauan intensif. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat yang tidak mampu mengakses fasilitas kesehatan tetap memperoleh layanan secara berkelanjutan.

Pasien pertama yang dikunjungi adalah Misna, sekitar 70 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Sukorejo. Lansia tersebut mengalami kelumpuhan akibat stroke dengan kondisi Activities of Daily Living (ADL) di bawah angka delapan sehingga hanya dapat berbaring dan bergantung pada bantuan orang lain dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Di hari yang sama, tim juga mendatangi Lutfia (46), warga Dusun Gumuklosok, Desa Sukosari. Ia didiagnosis menderita kanker payudara stadium IV yang telah menyebar ke paru-paru dan tulang belakang sehingga membutuhkan pendampingan medis secara rutin.

Kepala Puskesmas Sukowono, dr. Triningtyas Ninik Widyawati, mengatakan pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat dan lingkungan sekitar. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting agar pasien memperoleh penanganan yang sesuai.

“Masyarakat dan lingkungan itu harus mendukung. Penanganan ini tidak bisa pasrah sepenuhnya kepada petugas kesehatan saja. Antara kebutuhan masyarakat dan tugas kewajiban kami dari tenaga kesehatan harus saling mengisi,” kata dr. Triningtyas.

Ia menjelaskan, tantangan yang kerap dihadapi petugas adalah masih adanya pasien yang enggan menjalani rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan karena berbagai alasan. Namun, persoalan tersebut dapat diatasi melalui koordinasi dengan Muspika, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat yang ikut memberikan pendampingan dan edukasi kepada keluarga pasien.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Pemerintah Desa Sukorejo. Sekretaris Desa Sukorejo, Slamet Budiono, menyatakan pihaknya aktif mendampingi petugas kesehatan dalam memantau kondisi Misna yang diketahui hidup seorang diri.

“Kami dari Pemerintah Desa Sukorejo sangat mendukung terkait program Homecare ini. Kami bersinergi dan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk memantau kesehatan seluruh warga Desa Sukorejo, khususnya Ibu Misna ini. Kami berharap dinas terkait juga dapat memberikan bantuan lanjutan bagi beliau,” ujarnya.

Menurut Slamet, pelayanan jemput bola yang dilakukan Puskesmas Sukowono memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tenaga medis hadir langsung untuk memastikan kondisi pasien tetap terpantau. Ia juga mengapresiasi kesigapan tim Homecare dalam memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan.

Manfaat program tersebut turut dirasakan keluarga Lutfia. Putrinya, Dila Ramadani, mengungkapkan sang ibu sempat menolak menjalani kemoterapi karena rasa takut. Setelah kondisi kesehatannya sempat menurun dan memperoleh pendampingan serta edukasi dari petugas Homecare, Lutfia akhirnya bersedia menjalani pengobatan.

“Saat ini ibu sudah menjalani kemoterapi yang kedua. Dengan adanya program Homecare ini, kami dari pihak keluarga merasa sangat meringankan. Harapannya ke depan ibu bisa menjalani perawatan dengan maksimal dan lekas sembuh. Apalagi sekarang pengobatannya difasilitasi langsung di rumah,” ungkap Dila.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas hadirnya layanan kesehatan berbasis kunjungan rumah yang dinilai sangat membantu keluarga pasien.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Jember, Gus Fawait, yang telah memberikan program perawatan di rumah bagi ibu saya. Layanan ini sangat membantu kami,” pungkasnya.

Penanggung Jawab Homecare Puskesmas Sukowono, Sony Dwi Prasetyo, S.Kep., menjelaskan program tersebut merupakan salah satu layanan prioritas yang mengedepankan sistem home visit bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas maupun penyakit kronis.

Menurutnya, kondisi pasien stroke di Desa Sukorejo maupun pasien kanker payudara stadium lanjut di Desa Sukosari memerlukan pemantauan berkala. Karena itu, keterlibatan perangkat desa dalam memonitor perkembangan pasien menjadi bagian penting agar pelayanan tetap berkesinambungan.

“Manfaat dari program ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Karena pada dasarnya, tugas utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik dan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan,” tutup Sony.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru