PT BPR Bank Daerah Lamongan Tancap Gas, Laba Melonjak 30 Persen dan Kinerja Kian Solid

Senin, 3 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan Kantor PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda) di Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tampak depan Kantor PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda) di Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda) terus memperkuat posisinya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sehat dan adaptif di tengah persaingan industri perbankan. Pada Semester I 2026, perusahaan membukukan pertumbuhan kinerja yang positif, ditandai peningkatan laba sekitar 30 persen dibandingkan target tahun yang sama serta membaiknya kualitas aset.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan yang disusun sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejumlah indikator kesehatan bank menunjukkan hasil yang solid. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tercatat sebesar 23,93 persen, sedangkan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berada di level 89,81 persen. Efisiensi operasional dan fungsi intermediasi juga tetap terjaga.

Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda), Nur Rahmawati, SE, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil penerapan prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola perusahaan yang baik, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya menjaga kesehatan bank, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan pertumbuhan bisnis berjalan secara sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sepanjang Semester I 2026, perusahaan juga mencatat Net Interest Margin (NIM) sebesar 17,16 persen. Pertumbuhan tersebut diikuti penurunan rasio kredit bermasalah dibandingkan posisi akhir 2025 sehingga kualitas aset semakin membaik. Pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan dana masyarakat turut memperkuat fondasi bisnis perusahaan.

Kepala Divisi Bisnis PT BPR Bank Daerah Lamongan, Agus Jali, mengatakan peningkatan kinerja didorong strategi ekspansi yang dilakukan secara selektif, peningkatan kualitas layanan, serta kedekatan perusahaan dengan masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami terus memperkuat fungsi intermediasi melalui penyaluran kredit yang produktif dan berkualitas,” jelasnya.

Ia menambahkan perusahaan juga berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui produk simpanan yang aman, kompetitif, dan mudah dijangkau.

“Kami juga berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui berbagai produk simpanan yang aman, kompetitif, dan mudah dijangkau,” imbuhnya.

Publikasi keuangan perusahaan menunjukkan indikator seperti KPMM, BOPO, Loan to Deposit Ratio (LDR), serta profitabilitas berada pada kondisi yang mendukung pertumbuhan usaha sekaligus menjaga pengelolaan risiko secara berimbang.

Peningkatan kinerja tersebut juga tercermin dari bertambahnya jumlah nasabah, meningkatnya penghimpunan tabungan, serta perluasan layanan ke berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan. Kondisi itu menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap PT BPR Bank Daerah Lamongan.

Sebagai BUMD, perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjalankan fungsi strategis dalam mendukung perekonomian daerah. Penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan dukungan terhadap UMKM terus diperkuat untuk memperluas akses keuangan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Kinerja yang terus membaik diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kontribusi perusahaan kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan kondisi permodalan yang kuat, kualitas aset yang semakin sehat, serta tren pertumbuhan yang terjaga, prospek perusahaan dinilai semakin baik.

Nur Rahmawati menegaskan perusahaan akan terus memperkuat transformasi bisnis agar mampu menjawab tantangan industri jasa keuangan yang semakin dinamis.

“Dengan fondasi tata kelola yang kuat, permodalan yang sehat, serta semangat pelayanan yang tinggi, kami optimistis dapat terus tumbuh bersama masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi nasabah, Pemerintah Kabupaten Lamongan, serta masyarakat Lamongan secara keseluruhan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru