Pujasera Jarwo Purwosari Ditutup Sementara, Ini Alasan Pemkab Pasuruan

Selasa, 30 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mulai mengambil langkah tegas dalam menata aset daerah yang dinilai belum dikelola secara optimal. Salah satunya dengan menutup sementara operasional Pusat Jajanan Rakyat Purwosari (Pujasera Jarwo) sejak 29 Juni 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan aset sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penutupan sementara itu diumumkan secara resmi oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Pasuruan Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony, mengatakan penutupan sementara dilakukan sebagai langkah awal untuk membenahi sistem pengelolaan aset daerah agar lebih tertib, profesional, dan akuntabel.

Menurutnya, selama ini Pujasera Jarwo belum memberikan kontribusi terhadap PAD. Kondisi tersebut bahkan menjadi salah satu temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Aset ini belum memberikan kontribusi terhadap PAD. Temuan BPK tersebut harus kami benahi agar pengelolaan aset daerah ke depan menjadi lebih tertib, profesional, dan akuntabel,” ujar Ghony.

Ia menegaskan, penutupan ini bukan sekadar menghentikan sementara aktivitas di kawasan tersebut, melainkan menjadi langkah awal untuk membangun sistem pengelolaan yang lebih baik sehingga aset daerah dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Setelah proses penataan selesai, Pemkab Pasuruan berencana mengembangkan Pujasera Jarwo menjadi pusat kuliner yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Kami memproyeksikan kawasan ini sebagai destinasi kuliner unggulan di wilayah selatan Kabupaten Pasuruan. Pengelolaannya akan kami buat lebih profesional demi kenyamanan pengunjung dan optimalisasi PAD,” imbuhnya.
Ghony menambahkan, kebijakan tersebut juga sejalan dengan arahan Bupati Pasuruan yang menekankan pentingnya penertiban seluruh aset milik pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semangat Pak Bupati sangat jelas, seluruh aset daerah harus ditata dan dikelola dengan baik. Jangan sampai ada aset yang terbengkalai tanpa memberikan manfaat maupun kontribusi bagi pendapatan daerah,” tegasnya.

Ia memastikan penataan Pujasera Jarwo tidak dimaksudkan untuk menyulitkan para pelaku usaha. Sebaliknya, pemerintah ingin menciptakan sistem pengelolaan yang lebih transparan dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan masyarakat melalui berbagai program pembangunan daerah.

“Pada akhirnya, aset pemerintah daerah harus dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Jika pengelolaannya baik, maka manfaat yang dirasakan masyarakat juga akan semakin optimal,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru