PWI Lumajang : Tasyakuran HPN 2024 dan Deklarasi Pemilu Damai

- Redaksi

Sabtu, 10 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Lumajang Mujibul Choir, ketika memberikan sambutannya di acara Hari Pers Nasional (HPN), di hall rumah makan Istana Kuliner Lumajang, jum’at (09/02/24) kemarin. (Dok Riyaman/Radarbangsa.co.id).

Ketua PWI Lumajang Mujibul Choir, ketika memberikan sambutannya di acara Hari Pers Nasional (HPN), di hall rumah makan Istana Kuliner Lumajang, jum’at (09/02/24) kemarin. (Dok Riyaman/Radarbangsa.co.id).

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lumajang Jawa Timur menggelar acara tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 dan deklarasi pemilu damai 2024, Bertempat di hall rumah makan Istana Kuliner Lumajang, pada Jumat (09/02/24).

Dalam sambutannya Ketua PWI Lumajang Mujibul Choir, yang akrab disapa Gus Choir, menyampaikan bahwa pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran penting dalam pelaksanaan Pemilu.

“Pers turut serta membantu menciptakan suasana Pemilu yang kondusif, Salah satunya kita membantu melawan hoaks,” jelasnya.

Gus Choir menegaskan bahwa pers juga menjadi corong utama dalam menyampaikan informasi dan sosialisasi Pemilu kepada masyarakat.

“Kita juga mengajak masyarakat untuk tidak golput. Masyarakat harus memberikan hak suaranya,” ajaknya.

Sementara itu, Agus Triyono selaku Sekda Lumajang mengapresiasi dan mengucapkan selamat HPN 2024 kepada PWI Lumajang dan insan pers yang ada di Kabupaten Lumajang.

“Atas nama Pemkab Lumajang saya ucapkan Selamat HPN 2024,” ucapnya.

Lebih jauh, Drs. Agus Triyono, menyampaikan bahwa insan pers harus selalu memperbarui pengetahuan dan meningkatkan kemampuan agar kehadirannya menjadi hal yang diharapkan oleh pemerintah dan masyarakat, bukan sebaliknya, menjadi momok birokrasi. Insan pers bukan ditakuti tapi kehadirannya ditunggu.

“Jadilah pers yang cerdas mencerdaskan. Kalau menekan pemerintah mereka akan dimusuhi,” ungkapnya.

Disampaikannya, bahwa pemerintah ingin diapresiasi kegiatan dan program-programnya melalui banyak celah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dalam menentukan mana yang perlu diberitakan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Lumajang Agus Triyono, Ketua KADIN Lumajang Agus Setiawan, Humas Polres Lumajang, pihak STIH, Wiga ITB, Kasat Intel Polres Lumajang, BNN, Kejari, Ketua CSR, Plt. Kadis Kominfo Gus Mustaqim, Bakesbangpol, serta sejumlah awak media yang tergabung dalam berbagai komunitas.

Lainnya:

Berita Terkait

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:25 WIB

Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid saat dialog dengan pelajar di Lombok Tengah, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:25 WIB