Ramadhan Bulan Penuh Berkah, Khofifah Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa Difabel Madiun

Kamis, 12 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi siswa difabel berbelanja kebutuhan Lebaran di Sun City Mall Madiun, Kamis (12/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi siswa difabel berbelanja kebutuhan Lebaran di Sun City Mall Madiun, Kamis (12/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berbagi kebahagiaan dengan 95 murid berkebutuhan khusus dari Kota dan Kabupaten Madiun dengan mengajak mereka berbelanja kebutuhan Lebaran di Sun City Mall Madiun, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak difabel. Didampingi para guru dan pendamping, para siswa terlihat antusias memilih sendiri pakaian dan perlengkapan yang akan dikenakan saat Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai dan Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan voucher belanja kepada masing-masing siswa agar dapat membeli kebutuhan Lebaran sesuai keinginan mereka.

Suasana hangat terlihat saat para siswa berkeliling pusat perbelanjaan bersama guru pendamping. Mereka tampak gembira memilih berbagai kebutuhan seperti baju baru, celana, sepatu, hingga sandal.

Khofifah juga terlihat beberapa kali menyapa dan berinteraksi langsung dengan para siswa. Bahkan ia sempat membantu salah satu murid untuk memilih pakaian dan mencarikan ukuran yang sesuai.

Gubernur juga menyaksikan secara langsung proses pembayaran di kasir. Ia mengaku terharu melihat ekspresi kebahagiaan para siswa yang dapat merasakan pengalaman berbelanja seperti anak-anak lainnya menjelang Lebaran.

Selain voucher belanja, Khofifah juga memberikan tambahan uang saku sebesar Rp200 ribu kepada setiap siswa. Mereka juga dibekali paket makanan untuk berbuka puasa serta camilan yang bisa dibawa pulang.

Tidak hanya siswa, para guru pendamping juga mendapatkan paket sembako dan bantuan uang tunai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam merawat serta mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.

Gubernur Khofifah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kesalehan sosial sekaligus mempererat rasa persaudaraan, khususnya kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

“Rasanya terharu dan bahagia bisa mengajak 95 murid berkebutuhan khusus berbelanja kebutuhan Lebaran. Ini menjadi bagian dari upaya menebar kebahagiaan dan memperkuat kesalehan sosial di bulan Ramadan,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan berbagi Ramadan lebih banyak dilakukan bersama lansia dan anak yatim. Namun tahun ini ia ingin memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas.

“Ada saudara kita yang memiliki keterbatasan pada penglihatan, pendengaran, wicara, maupun fisik. Tetapi mereka tetap memiliki semangat besar untuk meraih kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Khofifah menilai kegiatan berbagi bersama siswa dan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) menjadi sarana membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Momentum Ramadan dinilai tepat untuk memperkuat nilai solidaritas dan empati terhadap kelompok rentan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru serta orang tua yang selama ini dengan sabar mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus dalam menjalani pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Salah satu pendamping dari SLB Bhakti Luhur Kota Madiun, Suster Mia, mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menyebut bantuan itu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para siswa.

“Baru tahun ini ada kegiatan seperti ini. Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah membantu anak-anak disabilitas,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu siswi SLB bernama Paudi mengungkapkan rasa bahagianya setelah bisa membeli sendiri kebutuhan Lebaran. Ia memilih beberapa barang seperti celana, baju, dan sandal yang akan dipakai saat Hari Raya Idul Fitri.

“Terima kasih Ibu Gubernur Khofifah,” ucapnya singkat dengan wajah ceria.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri dan kebahagiaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru