Refleksi Akhir Tahun di Banyuwangi, Ipuk Ajak Warga Saling Menguatkan

Jumat, 2 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri refleksi akhir tahun bersama masyarakat di Taman Blambangan, Rabu (31/12/2025). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri refleksi akhir tahun bersama masyarakat di Taman Blambangan, Rabu (31/12/2025). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menutup pergantian tahun dengan refleksi bersama di Taman Blambangan, Rabu (31/12/2025). Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajakan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus meneguhkan kesiapan daerah menghadapi tantangan tahun mendatang.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, refleksi akhir tahun bukan sekadar seremoni, melainkan ruang muhasabah kolektif atas perjalanan daerah yang penuh dinamika. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan di tengah keterbatasan dan perubahan yang terus berlangsung.

“Mari kita berefleksi dan muhasabah bersama. Dengan segala tantangan yang ada, tidak ada pilihan selain saling menguatkan satu sama lain untuk menghadapi tahun yang baru,” ujar Ipuk dalam sambutannya.

Malam refleksi tersebut diisi doa bersama para kiai, di antaranya Ketua Umum MUI Kabupaten Banyuwangi KH Muhaimin Asymuni, KH Zainullah Marwan, KH Hasan Thoha, KH Toha Muntoha, KH Achmad Wahyudi, dan Gus Riza Azizy. Ipuk menyebut doa sebagai wujud paling dasar dari solidaritas sosial.

“Salah satu cara saling menguatkan adalah mendoakan yang terbaik satu sama lain, terutama untuk kebaikan Banyuwangi,” kata Ipuk.

Pada kesempatan itu, Ipuk juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan pembangunan. Kolaborasi dan gotong royong dinilai menjadi kunci capaian Banyuwangi sepanjang 2025. Tingkat kemiskinan tercatat turun hingga 6,13 persen, menjadi yang terendah di daerah tersebut. Pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II 2025 mencapai 5,85 persen, melampaui rata-rata nasional dan Jawa Timur. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik dari 74,30 pada 2024 menjadi 75,17 pada 2025.

Capaian tersebut diperkuat dengan sejumlah penghargaan nasional, di antaranya Indonesia Smart Nation Award 2025 kategori Best Smart Branding Innovation dari Kementerian Komunikasi dan Digital, penghargaan tata kelola pemerintahan daerah terbaik nasional dari Kementerian Dalam Negeri, serta predikat Kabupaten Terinovatif untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut sejak 2018.

“Prestasi bukan tujuan akhir. Justru ini pengingat bahwa tanggung jawab kita semakin besar. Tantangan global, perubahan iklim, transformasi digital, dan tuntutan pelayanan publik menuntut kita terus beradaptasi dan berinovasi,” ujar Ipuk.

Menutup refleksi, Ipuk mengajak warga meningkatkan empati, terutama bagi mereka yang tertimpa bencana. Ia menyampaikan duka secara daring kepada Ikatan Keluarga Banyuwangi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Tidak semua orang menutup tahun dengan kegembiraan. Kami turut berduka dan berharap saudara-saudara kita segera pulih,” pungkas Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru