Rekayasa Keuangan, Sekdes Kertosari Kendal Terseret Kasus Korupsi

Jumat, 27 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal menetapkan Sekretaris Desa (Sekdes) Kertosari, Kecamatan Singorojo, Tiwi ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan Desa Kertosari Tahun Anggaran 2023.

Penetapan ini dilakukan setelah penyidik Kejari menemukan dua alat bukti yang cukup, sebagaimana tertuang dalam Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Kendal.

“Tiwi diduga tidak menjalankan tugasnya sebagai verifikator keuangan desa sesuai ketentuan yang berlaku, khususnya Pasal 5 ayat (3) huruf c Permendagri Nomor 20 Tahun 2018,” ujar Kepala Kejari Kendal, Lila Nasution, dalam keterangan, Kamis (26/6/2025).

Tak hanya lalai dalam verifikasi, Tiwi disebut menyusun bukti pertanggungjawaban APBDes yang tidak benar, tanpa melalui proses verifikasi keabsahan sebagaimana mestinya.

Tindakannya Tiwi diduga berperan dalam memuluskan praktik penyimpangan dana desa yang sedang diselidiki.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tersangka dikenakan subsider Pasal 3 undang-undang yang sama.

Penyidik Kejari Kendal telah melakukan penahanan terhadap PM selama 20 hari ke depan, mulai 26 Juni hingga 15 Juli 2025.

Tersangka, dititipkan di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang setelah dinyatakan sehat dan layak ditahan berdasarkan pemeriksaan medis di RSUD Kabupaten Kendal.

Kepala Kejari Kendal menegaskan, penyidikan kasus ini masih akan terus dikembangkan.

“Pengembangan termasuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi tersebut,”tandas Lila.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru