Ribuan Warga Serbu Pasar Murah di Ngawi, Harga Ambruk

Sabtu, 20 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Ngawi memadati stan pasar murah di Jalan Serong Alun-Alun Timur, Kamis (18/9/2025). ( Foto : Istimewa)

Warga Ngawi memadati stan pasar murah di Jalan Serong Alun-Alun Timur, Kamis (18/9/2025). ( Foto : Istimewa)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Suasana berbeda terlihat di Jalan Serong Alun-Alun Timur, Kamis (18/9/2025). Ribuan warga memadati arena pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Antusiasme masyarakat menunjukkan betapa tingginya kebutuhan akan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah tekanan ekonomi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengendalikan laju inflasi. Pemerintah menghadirkan komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur ayam dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menegaskan pasar murah tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Menurutnya, harga pangan yang terkendali akan berpengaruh langsung terhadap perputaran ekonomi lokal.

“Pasar murah ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk menahan kenaikan harga sekaligus membantu masyarakat, terutama yang rentan terhadap fluktuasi pasar,” ujar Ony.

Ia menambahkan, keberadaan pasar murah diharapkan mampu memberi rasa aman bagi warga, khususnya menjelang musim paceklik yang kerap memicu kenaikan harga pangan.

Tak sedikit warga yang mengaku terbantu dengan adanya pasar murah ini. Dengan harga yang lebih ringan di kantong, kebutuhan keluarga dapat terpenuhi tanpa menguras penghasilan. Pemerintah sendiri berencana menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin agar stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga.

“Pasar murah jangan berhenti pada momen tertentu saja. Kami ingin ini menjadi agenda berkelanjutan, sehingga masyarakat merasakan manfaat langsung dan tidak lagi khawatir dengan gejolak harga,” tegas Ony.

Bagi sebagian warga, keberadaan pasar murah dianggap sebagai angin segar di tengah ketidakpastian ekonomi. Selain membantu menghemat pengeluaran rumah tangga, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial karena masyarakat berkumpul dan saling berbagi informasi harga.

Dengan komitmen pemerintah daerah yang terus berlanjut, pasar murah Ngawi diproyeksikan menjadi salah satu program pengendali inflasi yang efektif. “Inilah bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah rakyat, bukan hanya untuk menekan harga, tetapi untuk memastikan kebutuhan pokok selalu dalam jangkauan,” pungkas Ony dengan optimisme.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Berita Terbaru