RS Moh Ruslan Dukung Gerakan Tanam Cabai Serentak di Kota Mataram

- Redaksi

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RS Moh Ruslan Kota Mataram dr. Hj. Eka Nurhayati bersama jajaran menyatakan dukungan terhadap Gerakan Tanam Cabai Se-Kota Mataram sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, Jumat (14/6/2025). |Dok foto.Ho/RadarBangsa

Direktur RS Moh Ruslan Kota Mataram dr. Hj. Eka Nurhayati bersama jajaran menyatakan dukungan terhadap Gerakan Tanam Cabai Se-Kota Mataram sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, Jumat (14/6/2025). |Dok foto.Ho/RadarBangsa

MATARAM, RadarBangsa.co.id — RS Moh Ruslan menyatakan kesiapan mendukung peluncuran Gerakan Tanam Cabai Se-Kota Mataram yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni mendatang. Gerakan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kota Mataram untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui penanaman cabai secara serentak.

Gerakan tersebut akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, aparatur sipil negara (ASN), organisasi wanita, komunitas, hingga tokoh masyarakat. Seluruh pihak diajak untuk memanfaatkan ruang tanam potensial di halaman rumah, perkantoran, sekolah, hingga lahan-lahan terbuka.

Direktur RS Moh Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp. FER., M.Kes., M.Sc., mengatakan gerakan ini menjadi upaya bersama dalam memenuhi kebutuhan bumbu dapur rumah tangga, sekaligus menguatkan ketahanan pangan lokal.

“Program ini menyasar pemanfaatan ruang-ruang tanam seperti pekarangan rumah dan fasilitas umum. Dengan menanam cabai, setidaknya salah satu kebutuhan dasar ibu rumah tangga dapat terpenuhi,” ujarnya.

Lebih jauh, dr. Eka mengajak masyarakat untuk menjadikan menanam cabai bukan sekadar kegiatan sambilan, melainkan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan.

“Setiap biji yang kita tanam adalah kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan alam sekaligus memberi manfaat langsung dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia menambahkan, gerakan ini merupakan langkah kecil yang dapat berdampak besar, terutama karena cabai termasuk komoditas pertanian yang kerap menjadi penyumbang inflasi.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terbaru