RSUD Bangil Warning Ancaman Osteoporosis pada Lansia Pasuruan

Rabu, 27 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Bangil bersama TP PKK Kabupaten Pasuruan menggelar talkshow kesehatan lansia di Auditorium Mpu Sindok, Pasuruan. Selasa, 26 Mei 2026   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

RSUD Bangil bersama TP PKK Kabupaten Pasuruan menggelar talkshow kesehatan lansia di Auditorium Mpu Sindok, Pasuruan. Selasa, 26 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ancaman penyakit tulang hingga penurunan kebugaran pada lansia mulai menjadi perhatian serius di Kabupaten Pasuruan. Kondisi itu disorot dalam Talkshow Kesehatan yang digelar RSUD Bangil bersama Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta TP PKK Kabupaten Pasuruan, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan itu tak sekadar seremoni kesehatan. Sejak pagi, ratusan lansia tampak aktif mengikuti senam bersama, lin tien kung, hingga pembacaan puisi sebagai bentuk menjaga kesehatan fisik dan mental di usia lanjut.

Plt Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina mengatakan persoalan kesehatan lansia kini menjadi tantangan nyata karena banyak warga lanjut usia mulai rentan terhadap penyakit kronis.

“Kalau ditanya kegiatan untuk lansia ya cukup banyak. Ada senam rutin komala seminggu sekali ditambah beberapa pegawai. Kami memotivasi lansia agar rajin berolahraga secara rutin,” katanya.

Menurutnya, RSUD Bangil juga memperkuat layanan prioritas bagi pasien lanjut usia, terutama di layanan poli dan pemeriksaan rutin agar lansia tidak terlalu lama mengantre.

“Pasien lansia menjadi prioritas untuk mendapatkan pelayanan lebih dulu dibanding pasien lainnya, kecuali kondisi kegawatdaruratan,” imbuhnya.

Talkshow kesehatan tersebut juga menghadirkan edukasi tentang kesehatan tulang dan osteoporosis. Materi itu dinilai penting karena banyak lansia baru menyadari penurunan kesehatan tulang setelah mengalami gangguan serius.

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo menegaskan kegiatan itu dirancang sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kualitas hidup lansia.

“Ada senam untuk menjaga kebugaran. Ada juga edukasi kesehatan tulang dan osteoporosis agar lansia semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi persoalan kesehatan lansia yang terus meningkat setiap tahun.

“Kolaborasi seperti inilah yang harus terus kita rawat. Sebab urusan lansia bukan hanya urusan kesehatan, keluarga dan pemerintah, namun menjadi urusan bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru