RSUD H Moh Ruslan Bekali Pegawai BPK NTB Keterampilan BHD

Kamis, 16 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai BPK RI Perwakilan NTB mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar dari PSC 119 RSUD H. Moh. Ruslan di Mataram, Selasa (14/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pegawai BPK RI Perwakilan NTB mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar dari PSC 119 RSUD H. Moh. Ruslan di Mataram, Selasa (14/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Tim Public Safety Center (PSC) 119 Medical Emergency Mataram Service (MEMS) RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram memberikan sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar kepada seluruh pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini digelar di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan NTB, Selasa (14/7).

Pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan kesiapsiagaan peserta menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang bisa terjadi kapan saja. RSUD H. Moh. Ruslan menempatkan kegiatan ini sebagai bagian dari edukasi kesehatan kepada berbagai instansi agar masyarakat memiliki kemampuan dasar saat menghadapi situasi darurat.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanda-tanda henti jantung, cara menghubungi layanan kegawatdaruratan, teknik Resusitasi Jantung Paru sesuai standar Bantuan Hidup Dasar, hingga penggunaan Automated External Defibrillator. Peserta juga mengikuti praktik langsung dengan manekin di bawah pendampingan instruktur dari Tim PSC 119 MEMS RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp F.E.R., M.Kes., M.Sc., mengatakan kemampuan memberikan pertolongan pertama perlu dimiliki setiap orang, terutama di lingkungan kerja. Ia menilai kecepatan dan ketepatan penanganan pada menit-menit awal sangat menentukan peluang keselamatan korban.

“Henti jantung dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Kecepatan serta ketepatan pertolongan pada menit-menit pertama sangat menentukan peluang keselamatan korban. Melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan sebelum tenaga medis tiba di lokasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi kegawatdaruratan menjadi bagian dari pelayanan promotif dan preventif yang terus dikembangkan rumah sakit melalui PSC 119 MEMS. Menurutnya, jangkauan edukasi perlu diperluas agar semakin banyak pihak memahami langkah dasar penyelamatan nyawa.

“Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi kepada berbagai instansi, sekolah, maupun masyarakat. Semakin banyak orang yang memahami Bantuan Hidup Dasar, maka semakin besar pula peluang menyelamatkan nyawa saat terjadi kondisi kegawatdaruratan,” tambahnya.

Pelatihan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Mereka tidak hanya menerima teori, tetapi juga mempraktikkan teknik penyelamatan secara langsung agar mampu memberikan pertolongan awal yang cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Melalui kegiatan ini, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menegaskan komitmennya memperkuat budaya tanggap darurat di berbagai lingkungan kerja. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menekan risiko kematian maupun kecacatan akibat keterlambatan penanganan kegawatdaruratan.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru