RSUD H Moh Ruslan Mataram Hadirkan Layanan Bayi Tabung Lombok IVF, Harapan Baru Pasangan yang Sulit Punya Anak

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, RadarBangsa.co.id – RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram menghadirkan layanan fertilitas berbasis teknologi reproduksi modern melalui Lombok IVF (In Vitro Fertilization) atau program bayi tabung. Kehadiran layanan tersebut menjadi harapan baru bagi pasangan suami istri yang mengalami masalah kesuburan tanpa harus menjalani pengobatan ke luar daerah.

Program yang diusung melalui kampanye “Jangan Menyerah Sebelum Coba Yang Satu Ini” itu menjadi bagian dari penguatan layanan unggulan rumah sakit milik Pemerintah Kota Mataram dalam bidang kesehatan reproduksi.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG, Subsp F.E.R, M.Kes., M.Sc., mengatakan, masalah infertilitas bukan berarti menutup peluang pasangan untuk memperoleh keturunan.

Menurutnya, kehadiran Lombok IVF merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan reproduksi berbantu yang lebih modern, berkualitas, sekaligus mudah dijangkau masyarakat Nusa Tenggara Barat.

“Infertilitas atau masalah kesuburan bukanlah akhir dari harapan bagi pasangan yang mendambakan kehadiran buah hati. Melalui Lombok IVF, kami berupaya menghadirkan layanan reproduksi berbantu yang modern dan berkualitas agar masyarakat NTB dapat memperoleh pelayanan terbaik tanpa harus keluar daerah. Kami ingin memberikan harapan sekaligus solusi yang nyata bagi pasangan yang sedang berjuang mendapatkan keturunan,” ujar dr. Eka.

Kehadiran layanan tersebut dinilai memiliki dampak langsung bagi masyarakat karena membuka akses terhadap teknologi reproduksi yang sebelumnya banyak diperoleh di kota-kota besar di luar Pulau Lombok.

Selain mengurangi beban biaya perjalanan dan akomodasi, keberadaan pusat layanan fertilitas di daerah juga diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan ibu dan keluarga.

Lombok IVF menyediakan sejumlah layanan, mulai dari program bayi tabung atau IVF dengan biaya mulai Rp55 juta, Inseminasi Intrauterine (IUI) mulai Rp10 juta, hingga layanan sperm retrieval dengan biaya mulai Rp25 juta.

Program IVF dilakukan dengan mempertemukan sel telur dan sperma di laboratorium hingga terbentuk embrio yang selanjutnya ditanamkan kembali ke dalam rahim. Metode tersebut menjadi salah satu pilihan penanganan bagi pasangan yang mengalami berbagai faktor penyebab infertilitas.

Sementara prosedur inseminasi atau IUI dilakukan dengan memasukkan sperma yang telah diproses langsung ke dalam rahim pada masa subur untuk meningkatkan peluang pembuahan. Adapun layanan sperm retrieval diperuntukkan bagi pasien pria yang membutuhkan tindakan khusus untuk mendapatkan sel sperma dalam program kehamilan berbantu.

Dr. Eka menjelaskan, layanan fertilitas yang dihadirkan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram tidak hanya berfokus pada tindakan medis semata, tetapi juga memberikan edukasi serta pendampingan kepada pasangan agar dapat memahami kondisi kesuburan masing-masing.

“Kami memahami bahwa perjalanan mendapatkan keturunan sering kali membutuhkan perjuangan yang panjang, baik secara fisik, emosional, maupun finansial. Karena itu kami berupaya menghadirkan layanan yang profesional, aman, dan lebih terjangkau sehingga masyarakat NTB memiliki akses yang lebih mudah terhadap teknologi reproduksi modern,” katanya.

Sebagai bagian dari pelayanan, Lombok IVF juga membuka konsultasi gratis bagi pasangan yang ingin mengetahui kondisi kesuburan maupun memperoleh informasi mengenai program yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Keberadaan layanan ini diharapkan mampu menjadikan RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram sebagai pusat layanan fertilitas unggulan di Nusa Tenggara Barat sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan keluarga di daerah.

“Kami ingin masyarakat tetap memiliki harapan. Dengan dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pelayanan yang tepat, peluang untuk menghadirkan buah hati tetap terbuka bagi setiap pasangan,” pungkas dr. Eka.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru