KOTA MATARAM, RadarBangsa.co.id – RSUD H. Moh. Ruslan (HMR) Kota Mataram memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan alat Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cathlab) terbaru yang lebih modern dan canggih. Fasilitas ini menjadi salah satu layanan unggulan untuk diagnosis dan terapi penyakit jantung serta pembuluh darah di Nusa Tenggara Barat.
Cathlab terintegrasi tersebut berada di ruang Pelayanan Jantung Terpadu RSUD HMR Kota Mataram. Fasilitas ini dilengkapi teknologi mutakhir yang mendukung tindakan medis secara profesional, terintegrasi, dan terencana untuk mempercepat penanganan pasien.
Direktur RSUD HMR Kota Mataram, dr. Hj. Eka Nurhayati, Sp.OG., menjelaskan bahwa Cathlab terintegrasi tidak hanya digunakan untuk prosedur jantung, seperti angiografi koroner dan pemasangan stent atau ring jantung. Peralatan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk layanan intervensi saraf, tindakan vaskuler pembuluh darah, hingga radiologi intervensi.
Menurutnya, keberadaan teknologi terbaru ini memungkinkan dokter melakukan tindakan diagnostik maupun intervensi medis secara minimal invasif. Dengan metode tersebut, risiko tindakan dapat ditekan sekaligus mempercepat proses pemulihan pasien.
“Laboratorium kateterisasi terintegrasi ini dilengkapi berbagai peralatan mutakhir yang membantu dokter spesialis melakukan prosedur diagnostik dan intervensi minimal invasif,” ujar dr. Eka Nurhayati.
Hal senada disampaikan dr. Basuki Rahmat, Sp.JP(K)., FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RSUD HMR. Ia mengatakan layanan kateterisasi jantung di rumah sakit tersebut sebenarnya telah tersedia sejak 2016, namun kini semakin optimal dengan hadirnya perangkat terbaru.
“Alhamdulillah kami sudah kedatangan alat baru. Dengan alat ini pelayanan kateterisasi jantung di Kota Mataram bisa lebih optimal sehingga kami dapat memberikan layanan terbaik bagi pasien,” katanya.
Manfaat fasilitas ini juga dirasakan langsung oleh pasien. Daniel Lepang (71), salah satu pasien yang pernah menjalani prosedur kateterisasi di RSUD HMR, mengaku sempat mengalami penyumbatan pembuluh darah di lima titik dengan tingkat penyumbatan hingga 95 persen.
“Setelah diperiksa ternyata ada penyumbatan di lima tempat. Alhamdulillah setelah menjalani kateterisasi saya bisa melalui masa sulit itu,” ungkapnya.
Dengan hadirnya Cathlab terbaru, RSUD HMR Kota Mataram diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sebagai rumah sakit rujukan di NTB. Fasilitas ini juga mempercepat penanganan pasien secara komprehensif sehingga dapat menekan angka kecacatan maupun kematian akibat penyakit jantung, pembuluh darah, dan saraf.
dr. Eka menegaskan pengembangan layanan Cathlab menjadi langkah penting untuk memperkuat akses layanan kesehatan rujukan di Kota Mataram. Ia berharap masyarakat penderita penyakit jantung maupun saraf tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah.
“Dengan fasilitas ini, RSUD HMR berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik demi kesehatan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar