RSUD Jombang Ungkap Dampak Digitalisasi pada Kesehatan Mental Warga

Jumat, 15 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Psikolog RSUD Jombang saat memberikan edukasi kesehatan mental di era digital, Rabu (06/05/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Psikolog RSUD Jombang saat memberikan edukasi kesehatan mental di era digital, Rabu (06/05/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Derasnya arus informasi digital kini dinilai menjadi ancaman baru bagi kesehatan mental masyarakat. Kondisi itu mengemuka dalam program “Humas RSUD Jombang Menyapa” yang digelar di Kabupaten Jombang, Rabu (06/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, psikolog RSUD Jombang, CH. Widayanti S.Psi., M.Si., M.Psi., mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap gejala awal gangguan mental yang sering dianggap sepele, mulai dari mudah lelah hingga sulit berkonsentrasi.

Widayanti menjelaskan, perubahan pola hidup akibat digitalisasi membuat otak manusia terus menerima stimulasi informasi tanpa jeda. Kondisi itu memicu kelelahan mental yang perlahan berdampak pada psikologis seseorang.

“Otak manusia pada dasarnya tidak didesain menerima stimulasi informasi secara terus-menerus dalam waktu bersamaan. Ketika dipaksa menerima semua itu sekaligus, otak mengalami kelelahan,” ujarnya.

Menurutnya, paparan media sosial, notifikasi tanpa henti, hingga tuntutan untuk selalu mengikuti perkembangan informasi menjadi pemicu utama meningkatnya kecemasan di masyarakat.

“Bayangkan jika otak terus dipaksa berpikir tanpa jeda, tentu akan berdampak pada kondisi psikologis seseorang. Banyak orang tidak sadar dirinya sedang mengalami tekanan mental akibat paparan digital yang berlebihan,” kata Widayanti.

Ia memaparkan sedikitnya ada lima faktor utama yang memicu gangguan kesehatan mental di era digital. Di antaranya overload informasi, perbandingan sosial di media sosial, kebutuhan validasi, tekanan untuk selalu aktif, serta ketakutan tertinggal informasi atau fear of missing out (FOMO).

Menurut Widayanti, fenomena tersebut kini tidak hanya dialami orang dewasa, tetapi juga mulai menyerang remaja hingga anak-anak. Kondisi itu dinilai menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi keluarga maupun pemerintah.

“Media sosial sering membuat seseorang membandingkan hidupnya dengan orang lain. Jika tidak disikapi bijak, ini bisa memicu kecemasan, rasa minder, bahkan depresi,” tegasnya.

RSUD Jombang mengimbau masyarakat mulai mengatur pola penggunaan gadget, membatasi konsumsi informasi negatif, dan menyediakan waktu istirahat mental setiap hari. Edukasi kesehatan mental dinilai penting agar masyarakat tidak terlambat mengenali gejala gangguan psikologis.

“Jangan menunggu sampai kondisi mental terganggu berat. Ketika mulai merasa mudah lelah, sulit fokus, atau emosional berlebihan, itu bisa menjadi sinyal tubuh yang harus diperhatikan,” pungkas Widayanti.

Penulis : Masruroh

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya
Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan
Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan
2.000 Lowongan Kerja Dibuka di Sidoarjo, Pencari Kerja Disabilitas Juga Punya Kesempatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:56

Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:47

Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:56

Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan

Berita Terbaru