RSUD Karsa Husada Kota Batu Perkuat Homecare Digital, Senator Jatim Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Layanan Kesehatan Kota Wisata

Sabtu, 3 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi inovasi layanan homecare digital RSUD Karsa Husada Batu sebagai penopang kota wisata. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi inovasi layanan homecare digital RSUD Karsa Husada Batu sebagai penopang kota wisata. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Kota Batu terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Dengan jumlah kunjungan wisatawan yang menembus jutaan orang setiap tahun, kebutuhan akan layanan kesehatan yang cepat, adaptif, dan modern menjadi semakin mendesak. Kondisi ini menuntut rumah sakit daerah untuk tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan publik, tetapi juga sebagai penopang utama ekosistem kota wisata yang aman dan nyaman.

Anggota DPD RI Lia Istifhama menilai, keberadaan layanan kesehatan yang andal menjadi faktor strategis dalam menjaga kepercayaan wisatawan. Dalam kunjungan kerjanya ke RSUD Karsa Husada Batu, senator muda yang akrab disapa Ning Lia ini menekankan bahwa kualitas layanan medis harus berjalan seiring dengan pesatnya perkembangan sektor pariwisata.

“Dengan angka kunjungan wisata yang mencapai lebih dari dua juta orang per tahun, rumah sakit di Kota Batu tidak bisa berjalan biasa-biasa saja. Standar pelayanan harus terus ditingkatkan agar mampu menjadi bagian penting dari wisata medis yang kompetitif,” ujar Ning Lia, Rabu (1/1/2026).

Ia menilai langkah RSUD Karsa Husada Batu menghadirkan layanan homecare berbasis digital sebagai terobosan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan wisatawan. Layanan ini memungkinkan pasien mendapatkan pendampingan medis lanjutan setelah rawat inap tanpa harus kembali ke rumah sakit.

“Program homecare digital ini memberi rasa aman bagi pasien dan keluarga. Teknologi digunakan untuk mendekatkan layanan kesehatan, bukan justru membuatnya terasa kaku atau berjarak,” kata Ning Lia.

Menurutnya, layanan tersebut sangat membantu pasien dalam masa pemulihan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas atau membutuhkan pemantauan rutin. Dengan sistem digital, tenaga medis dapat memantau kondisi pasien secara berkala, memastikan proses pemulihan berjalan sesuai standar keselamatan.

RSUD Karsa Husada Batu juga menghadirkan aplikasi Si Dul Kemit sebagai pintu masuk layanan homecare. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, mulai dari pendaftaran hingga pemantauan medis pasca perawatan.

“Transformasi digital ini mencerminkan komitmen rumah sakit untuk menghadirkan layanan yang lebih humanis, efisien, dan transparan. Akses kesehatan adalah hak dasar warga, dan teknologi seharusnya memperkuat hal itu,” tutur Ning Lia.

Sebagai bentuk empati terhadap pasien, RSUD Karsa Husada Batu memberikan satu kali layanan homecare gratis bagi pasien pasca rawat inap yang membutuhkan pendampingan lanjutan. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah nyata rumah sakit daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ning Lia berharap inovasi tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat lokal, tetapi juga memperkuat citra Kota Batu sebagai destinasi wisata yang ramah, aman, dan didukung fasilitas medis modern. “Dengan layanan kesehatan yang adaptif, Kota Batu dinilai memiliki fondasi kuat untuk mengembangkan wisata medis berkelanjutan,”tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru