Rsud Ruslan Mataram Kembali Sabet Diamond Status WSO

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim medis RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram saat menerima Penghargaan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim medis RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram saat menerima Penghargaan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Upaya peningkatan layanan stroke di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram kembali mendapat pengakuan internasional. Rumah sakit milik daerah itu meraih Diamond Status dari World Stroke Organization (WSO) melalui Angels Initiative untuk kedua kalinya, sebuah pencapaian yang menegaskan konsistensinya dalam memenuhi standar tertinggi penanganan stroke.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG, Subsp F.E.R, M.Kes., M.Sc., menjelaskan bahwa Diamond Status merupakan level penghargaan tertinggi dalam sistem evaluasi WSO. Status ini menuntut kecepatan, ketepatan, serta penerapan protokol medis berbasis bukti pada pasien stroke.

“RSUD H. Moh. Ruslan kini menjadi salah satu rumah sakit terbaik dalam penanganan stroke di Indonesia setelah RS Pusat Otak Nasional. Penghargaan ini menempatkan kami di atas ribuan rumah sakit lainnya di seluruh negeri,” ujarnya.

Pencapaian tersebut memperpanjang daftar prestasi rumah sakit, terutama melalui inovasi Pendekar Serasi (Penanganan Dini, Emergency, Kuratif, Rehabilitasi Stroke Terintegrasi). Program ini telah mengantarkan RSUD Ruslan memperoleh lima penghargaan penting, mulai dari Juara 1 Lomba Inovasi Daerah 2023, Inovator Terfavorit IndoHCF VII, hingga penghargaan pelayanan stroke terbaik dari Perdosni tahun 2025.

Inovasi ini juga berkontribusi pada keberhasilan Kota Mataram meraih predikat Kota Terinovatif dalam IGA 2023 dari Kemendagri.

Salah satu indikator kinerja utama rumah sakit adalah keberhasilan mencapai golden time 4 jam sejak gejala muncul hingga pemberian terapi trombolisis. RSUD Ruslan bahkan mampu menekan waktu penanganan di IGD menjadi kurang dari 45 menit, termasuk evaluasi dan tindakan trombolisis intravena.

“Hingga saat ini, sebanyak 137 pasien stroke telah menerima trombolisis di RSUD Ruslan, dengan tingkat keberhasilan lebih dari 95 persen. Ini bukti bahwa komitmen kami terhadap pelayanan cepat dan inovatif benar-benar berjalan,” tutup dr. Eka.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
May Day Asahan Memanas, Bupati Tegaskan Buruh Penopang Utama Ekonomi Daerah
NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani, Perkuat Status UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru