Satpolairud Polres Lamongan Bantu Kapal Nelayan Kehabisan BBM di Paciran

Minggu, 2 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satpolairud Polres Lamongan menyalurkan bantuan sekitar 35 liter solar kepada kapal nelayan yang kehabisan BBM di Perairan Kandangsemankon, Kecamatan Paciran, Minggu (2/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Satpolairud Polres Lamongan menyalurkan bantuan sekitar 35 liter solar kepada kapal nelayan yang kehabisan BBM di Perairan Kandangsemankon, Kecamatan Paciran, Minggu (2/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Respons cepat ditunjukkan Satpolairud Polres Lamongan dengan membantu kapal nelayan yang kehabisan bahan bakar minyak (BBM) saat melaut di Perairan Kandangsemankon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Minggu (2/8/2026). Berkat bantuan tersebut, kapal yang sempat tidak dapat melanjutkan pelayaran akhirnya kembali beroperasi dengan aman.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan yang dipimpin Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur bermula saat kapal patroli Satpolairud menerima laporan dari seorang nelayan bernama Anas. Ia menginformasikan bahwa rekannya yang sedang melaut kehabisan bahan bakar solar sehingga mesin kapal tidak dapat beroperasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satpolairud segera melakukan **quick response** dengan membawa satu jeriken berisi sekitar 35 liter solar menuju lokasi yang dilaporkan. Upaya pencarian dilakukan hingga akhirnya sekitar pukul 11.00 WIB petugas menemukan kapal nelayan tanpa nama yang dinakhodai Rofik di Perairan Kandangsemankon.

Petugas kemudian menyalurkan bantuan bahan bakar kepada kapal nelayan tersebut. Setelah pengisian solar selesai dilakukan, mesin kapal kembali menyala sehingga nelayan dapat melanjutkan pelayaran dengan aman.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengatakan tindakan cepat yang dilakukan personel Satpolairud merupakan bentuk komitmen Polres Lamongan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan.

“Tindakan cepat yang dilakukan personel Satpolairud merupakan bentuk komitmen Polres Lamongan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan,” ujarnya.

Ia menegaskan kehadiran personel di lapangan menjadi bagian dari upaya Polri memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir, terutama saat menghadapi situasi darurat di laut.

Hamzaid menambahkan pihaknya mengimbau para nelayan agar tidak ragu menghubungi kepolisian apabila mengalami keadaan darurat atau membutuhkan bantuan selama berada di wilayah perairan.

“Polri akan selalu hadir memberikan pelayanan secara cepat demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru