Satpolairud Polres Lamongan Latih 80 Santri Al Manar Teknik Penyelamatan di Air

Jumat, 17 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satpolairud Polres Lamongan memberikan pelatihan berenang dan teknik pertolongan di air kepada 80 santri Pondok Pesantren Modern Al Manar di Kolam Renang Malindo, Kecamatan Dukun, Gresik, Kamis (16/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Satpolairud Polres Lamongan memberikan pelatihan berenang dan teknik pertolongan di air kepada 80 santri Pondok Pesantren Modern Al Manar di Kolam Renang Malindo, Kecamatan Dukun, Gresik, Kamis (16/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan membekali 80 santri Pondok Pesantren Modern Al Manar Sedayulawas dengan keterampilan berenang dan teknik pertolongan di air sebagai upaya meningkatkan kesadaran keselamatan di lingkungan perairan. Pelatihan digelar di Kolam Renang Malindo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama personel Satpolairud Polres Lamongan serta mendapat dukungan personel Satpolair BKO Polda Jawa Timur. Puluhan santri putra dan putri mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan antusias.

Dalam pelatihan tersebut, peserta menerima materi dasar mengenai kemampuan berenang sebagai bekal melakukan pertolongan di air. Mereka juga dibekali teknik membawa korban tenggelam serta prosedur pertolongan pertama yang aman untuk meminimalkan risiko saat terjadi kecelakaan di perairan.

Materi praktik difokuskan pada teknik penyelamatan korban tenggelam melalui metode Reach, yakni memberikan pertolongan dari tepi kolam atau dermaga menggunakan alat bantu untuk meraih korban. Peserta juga mempelajari metode Throw, yaitu melempar alat apung kepada korban agar dapat bertahan sebelum dievakuasi.

Pelatihan dilanjutkan dengan metode Row, yakni mendekati korban menggunakan perahu sebelum melakukan teknik Reach atau Throw. Sementara metode Go mengajarkan penolong mendekati korban dengan membawa alat bantu apung ketika lokasi tidak dapat dijangkau menggunakan perahu. Adapun metode Tow/Carry diberikan sebagai teknik penyelamatan dengan kontak langsung untuk membawa korban menuju lokasi yang aman.

Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari edukasi keselamatan sekaligus langkah preventif untuk membangun budaya sadar keselamatan di kalangan generasi muda, khususnya yang berada di wilayah yang memiliki potensi aktivitas di perairan.

“Dengan mengenalkan teknik berenang dan pertolongan di air sejak dini, kami berharap para santri memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dasar yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun membantu orang lain apabila terjadi kondisi darurat di perairan,” kata IPDA M. Hamzaid.

Ia menilai keterampilan dasar tersebut penting dimiliki masyarakat sebagai bekal menghadapi situasi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu di sungai, waduk, maupun kawasan pesisir.

“Kegiatan ini juga menjadi bentuk upaya preventif kepolisian untuk menumbuhkan budaya keselamatan di perairan. Harapannya, para santri tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga memahami langkah penyelamatan yang benar sehingga risiko kecelakaan maupun korban tenggelam dapat ditekan,” jelasnya.

Menurutnya, edukasi keselamatan sejak usia dini menjadi salah satu langkah efektif dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan.

“Kami berharap pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kepada lingkungan sekitar sehingga kesadaran akan keselamatan di perairan semakin luas,” ungkapnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru